Forum PDPM Riau Siap Sukseskan Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII di Balikpapan

Forum PDPM Riau Siap Sukseskan Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII di Balikpapan

Ketua PDPM Rokan Hilir Muhammad Maliki. ©2023 Merdeka.com

Beritariau.com, Pekanbaru - Tensi politik Muktamar Pemuda Muhammadiyah (PM) yang XVIII yang akan berlangsung di Balikpapan, tanggal 21 - 24 Februari 2023 mendatang, mulai memanas.

Beberapa ketua, sekretaris dan sejumlah senior Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) di Riau sudah melakukan konsolidasi. Mereka bersepakat mendukung dan memenangkan Muhammad Sukron menjadi Ketua Umum PM.

Ketua PDPM Rokan Hilir, Muhammad Maliki mengatakan, Sukron adalah figur yang sangat tepat untuk memimpin Pemuda Muhammadiyah hingga 4 tahun ke depan.

"Pemuda Muhammadiyah butuh energi baru untuk terus mengawal agenda memajukan peradaban dan ikut menjawab persoalan bangsa. Dan kami menilai Sukron merupakan sosok yang tepat untuk memimpin gerakan Pemuda Muhammadiyah ke depan,” katanya dalam keterangannya, Minggu (5/2).

Dia menerangkan, langkah ini dilakukan dengan harapan adanya keterwakilan kader Pemuda Muhammadiyah dari Riau masuk dan berkiprah di ke pengurusan Sukron, jika kelak terpilih.

Sebagai motor lahirnya Forum PDPM se Riau, Maliki mengungkapkan, forum ini juga akan terus melakukan pendekatan dan konsolidasi ke PDPM lain. Dimana total jumlah ada 12 PDPM.

"Untuk sementara, dari total 12 PDPM itu, yang sudah menyatakan sikap sudah 9 PDPM. Insya Allah akan terus bertambah. Target kita semua bulat ke Bung Sukron," terangnya.

Dia menjelaskan, selain dari Riau, ada 34 Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (Tingkat Provinsi) yang sudah menyatakan sikap yang sama, yakin siap bersama-sama memberikan dukungan kepada Sukron.

“Kami selama ini telah intens berkomunikasi dan berdiskusi langsung tanpa ada batasan tentang kemajuan Pemuda Muhammadiyah. Hasilnya kami haqqul yaqin memilih mendukung Sukron sebagai calon ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah. Insya Allah,” jelasnya.

Dia menambahkan, Sukron memiliki pandangan jelas, lugas, dan cerdas tentang bagaimana Pemuda Muhammadiyah bisa mengimplementasikan dengan baik dan jelas tentang "Pemuda Negarawan Harmoni Memajukan Indonesia".

Mengusung konsep “Energi Baru Pemuda Muhammadiyah”, merupakan kekuatan yang selama ini dimiliki, untuk kemudian dapat dituangkan melalui aksi-aksi nyata saat kepemimpinan Sukron kelak.

"Energi-energi baru tersebut bisa diuraikan sebagai energi pergaulan yang melintas batas, energi peneguhan Islam wasathiyyah, serta mendorong energi kebersamaan untuk dapat saling asah, asih, asuh dan bukan sekadar slogan," beber Maliki.

Dia optimis, di bawah kepemimpinan Sukron, penguatan energi kemandirian ekonomi, energi akademik, bisa dihadirkan melalui kontribusi nyata dalam isu-isu energi terbarukan.

"Pemuda Muhammadiyah sudah seharusnya mampu merangkul semua kalangan, sepanjang dalam semangat saling bekerja sama untuk kebaikan, bukan dalam kemungkaran. Pergaulan yang melintas batas akan menuntun seseorang untuk memiliki budaya santun, sehingga mampu menciptakan langkah-langkah yang harmonis. Dan ini semua, Insya Allah bisa diwujudkan dalam kepengurusan Sukron nanti," katanya.

Diakui, masih banyak pandangan lain hingga akhirnya pilihan dukungan jatuh kepada sosok Sukron. Maliki juga berharap Muktamar Pemuda yang ke 18 ini dapat berjalan dan lancar serta dapat memenuhi keinginan dari setiap daerah.

"Alasan kami memilih Sukron tentu bukan tanpa alasan, karena kami yakin Sukron ini bisa membawa pemuda Muhammadiyah jauh lebih baik," tutupnya. (*)