Minta Turunkan Harga BBM, Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Riau 

Minta Turunkan Harga BBM, Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Riau 

Aksi unjuk rasa mahasiswa Riau di kantor DPRD Riau

BeritaRiau.com, Pekanbaru - Sekitar seribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kota Pekanbaru bersatu mengadakan aksi unjuk rasa. 

Massa aksi itu beramai-ramai mendatangi kantor DPRD Provinsi yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Rabu (07/09/2022), menyuarakan penolakan terkait kebijakan pemerintah.

Terhitung sekitar 700'an personil kesatuan kepolisian, Brimob, Polairud, terlibat menjaga keamanan dipintu gerbang kantor Dewan itu. 

Sementara itu, Korps Sabhara siap siaga di posisi di belakang pagar menggunakan tameng, gas air mata, dan mobil watercanon untuk berjaga-jaga. 

Selain itu terlihat personil Polantas sibuk mengoperasikan pengaman dalam situasi kemacetan di jalan.

Di lokasi, Mahasiswa yang datang memadati area pintu gerbang DPRD, berteriak mengeluarkan pendapat atas kebijakan pemerintah terkait naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini.

Massa menyebut pengaruhnya ekonomi seluruh masyarakat maupun rakyat kecil, serta mengungkap kekecewaan yang dirasakan di tengah masyarakat dan ketidak mampuan masyarakat atas kebijakan itu.

"Masyarakat belum mampu, pemimpin semena-semena, jika harga bbm dinaikkan masyarakat akan hancur, pikirkan rakyat dulu pak baru pemerintah, semua naik," ucap salah satu orator didepan gerbang DPRD, (07/09/2022).

"Pikirkan kami rakyat kecil pak pemimpin, siapa mewakili suara masyarakat kalo bukan kami," sambungnya.

Dalam aksinya seluruh Mahasiswa perwakilan bergantian menyampaikan kritik dan komentar kepada pemerintah terkait kebijakan itu.

Aksi yang berjalan selama 3 jam itu, meminta pemerintah agar dapat mendengar seruan penolakan di tengah masyarakat saat ini, serta meminta pemerintah untuk mengambil sikap atas tuntutannya.

"Kami menyampaikan pernyataan sikapnya secara langsung, ada beberapa poin, "Mendesak pemerintah turun kan harga BBM, meminta pemerintah melakukan evaluasi terkait kebijakan itu," teriak perwakilan dari massa.

Massa menyebut, pihaknya akan datang lagi ketempat yang sama jika tidak mendapat jawaban. "Jika pernyataan kami tidak dipenuhi, kami akan melakukan aksi dengan yang lebih banyak lagi," tutupnya. (*)