Dugaan Penistaan Agama 'Cafe Holywings' Pekanbaru, Masih Beroperasi

Dugaan Penistaan Agama

Cafe Holiwings Jalan Soekarno Hatta, masih beroperasi.

Beritariau.com, Pekanbaru - Cafe Holiwings berlokasi di Jalan Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, saat ini masih beroperasi meskipun sedang tersangkut kasus dugaan penistaan agama.

Sebelumnya deras desakan masyarakat meminta pihak terkait untuk mencabut izin dan menutup Cafe tersebut.

Desakan itu, bermula saat salah satu pengunjung di Cafe itu tidak sengaja memposting produk salah satu minuman yang memperlihatkan tulisan nama Nabi.

Akibatnya, penampakan nama di minuman itu sangat menyinggung masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru.

Namun, meski diminta tutup sementara. Sampai saat ini masyarakat Kota Pekanbaru, menilai belum ada kejelasan sikap tranparansi dari pihak terkait.

Keresahan masyarakat ini sesuai sikap pengelola Cafe Holiwings, yang tetap beroperasi dimalam hari, dengan cara mematikan lampunya dengan tujuan agar tidak terlihat.

Ditambah lagi, untuk mengakal-akali masyarakat, pihak pengelola dikabarkan berupaya tetap beroperasi dengan merubah nama cafe menjadi Rocky.

Mirisnya lagi, pengelola tempat itu itu terindikasi menyediakan minuman alkohol tanpa dilengkapi pita bea cukai.

Menurut Victor Parulian anggota DPRD Kota Pekanbaru mengatakan, ia belum dapat memastikan dan membuat keputusan yang dinilai pasti terkait hal tersebut.

Kader Partai Partai PDI-P ini mengungkapkan akan menjadwalkan rapat terlebih dahulu dan melibatkan pihak lain untuk mendapatkan keputusan.

"Untuk yang namanya perijinan itu semua lengkap, yang paling hanya bisa kita tekankan adalah masalah perdanya di IMB nya. Kita udah tanya izinnya dari mana dan dikatakan dari pusat. Kemudian saat ditanya mana izinnya, lalu dikatakan dari perda," kepada Beritariau.com (25/07/2022).

"Intinya kita rapatkan dulu, kita akan undang dulu yang lain. Setelah rapat itulah keputusannya," tutupnya.***