Diduga Ada yang Membekingi, Aktivitas Pelabuhan Tikus di Pekanbaru Ini Bisa Berjalan Aman dan Lancar

Diduga Ada yang Membekingi, Aktivitas Pelabuhan Tikus di Pekanbaru Ini Bisa Berjalan Aman dan Lancar

Aktivitas bongkar muat di salah pelabuhan tikus di Pekanbaru 

Beritariau.com, Pekanbaru - Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan yang tidak berizin atau biasa disebut "pelabuhan tikus' di Pekanbaru hingga saat ini masih kerap kali terjadi dan berjalan lancar.

Seperti yang terlihat di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. 

Aktivitas dipelabuhan yang berada di tepi sungai Siak itu terlihat telah berjalan 2 hari. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar 09.00 WIB (23/07/2022), terlihat puluhan pekerja sedang melakukan aktivitas bongkar muat dari sebuah kapal kayu yang saat itu sedang bersandar di tepi sungai menuju ke sebuah mobil besar roda 10, dengan Nopol B 9889 UYT berwarna hijau.

Salah satu seorang yang berada di lokasi mengaku kapal tersebut datang dari Kepulauan Meranti dengan membawa muatan ratusan ton berbentuk karung putih yang akan dikirim keluar Kota.

"Ada 2 mobil, mau dikirim ke Jakarta," katanya.

Ia mengaku barang yang dimuat tersebut berisi sagu yang hendak dikirim ke Kota Pekanbaru dan luar Kota Pekanbaru. 

Namun, ketika ditanyakan izin pelabuhan kepada inisial BRN yang merupakan salah satu penanggung jawab dipelabuhan tersebut, pihaknya tidak dapat menunjukkan apapun, justru ia mengatakan mau mencari makan.

"Kita cuma cari makan," katanya.

"Tolonglah bang, backingi lah kalo bisa," tambahnya lagi.

Menurut warga sekitar, L (40), pelabuhan tidak resmi di sekitar lokasi kerap kali dilakukan demi meraup keuntungan pribadi.

"Di sini ada 6 'pelabuhan tikus', pelabuhan nakal semua ini, kadang malam beraksi," katanya.

Lebih uniknya lagi, warga tersebut justru memfoto seorang oknum aparat berpakaian dinas yang saat itu sedang mengopi di sebuah kedai bersama pemilik pelabuhan ketika bongkar muat sedang berlangsung.

"Jadi semua ini hal biasa, gak usah heran ya," tutupnya, sembari menunjukkan foto tersebut. (*)