Kepala Kemenag Kota Pekanbaru Resmi Purna Tugas

Kepala Kemenag Kota Pekanbaru Resmi Purna Tugas

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru Drs HA Karim, M.PdI, dilepas oleh jajarannya

Beritariau.com, Pekanbaru - Memasuki masa purna baktinya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru Drs HA Karim, M.PdI, dilepas oleh jajarannya, di aula Kantor MDI Pekanbaru, Jalan Arifin Ahmad, Selasa (31/5/2022).

Ha Karim dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf jika ada salah dan khilaf selama menjabat 11 bulan 5 hari. 

Ia juga menyampaikan akan selalu memberikan doa terbaik bagi keluarga besar Kemenag Pekanbaru yang ia tinggalkan. 

Ia juga sempat berpesan kepada jajarannya agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga masyarakat puas dengan layanan yang diberikan.

"Hari ini genap saya berusia 58 tahun, berakhir masa kepemimpinan saya sebagai kepala Kemenag Pekanbaru sekaligus purna bakti. Ikuti pedoman dan acuan yang sudah ada. Kita sebagai pejabat, jangan merasa harus dilayani, tapi kita yang melayani masyarakat. Jangan buat masyarakat sulit untuk berurusan, tapi buat masyarakat puas dan bahagia, InsyaAllah menjadi ibadah apa yang kita kerjakan," pesannya.

Ia juga berkali-kali sempat menyampaikan pesan dan kesan dengan candaan dan leloconnya yang khas, membuat para hadirin yang hadir dalam kesempatan itu tiap sebentar tertawa dan tepuk tangan.

Sementara itu, Kasubag TU Kemenag Pekanbaru, H Abdul Wahid dalam kesempatan itu menyampaikan, dalam menjalankan tugasnya, HA Karim memberikan banyak pelajaran berharga begi jajarannya, walau terkesan santai, tapi tegas dalam menyelesaikan tugas. 

Ia juga mengatakan HA Karim juga sosok yang disiplin. Ia juga memberikan wajah baru bagi tampilan kantor yang ada di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru tersebut. 

"Pada 25 Juni 2022 lalu kita saksikan pengangkatan kepala kantor Kemenag Pekanbaru, Pak HA Karim. Kini pada 31 Mei 2022 ini kita lepas beliau, yang masukin purna bakti. Semoga apa yang kita laksanakan semuanya menjadi amal ibadah," ucapnya. 

Walau semua merasa sedih dan kehilangan, namun menurut Wahid semua harus tetap tersenyum, melepas dengan ikhlas. 

"Hari ini kita memang sedih, tapi kita tetap harus tersenyum, kita akan tetap jaga silaturahmi ini dengan beliau. Kami akan terus jaga ritme kerja dan kedisiplinan yang beliau tularkan," katanya. (*)