Suasana Masih Mencekam
Teror Si Datuk Belang di Bengkalis Belum Usai, Kades: Jangan Keluar Rumah!

Harimau Sumatera | Dok : Beritariau.com
Beritariau.com, Bengkalis - Teror si Datuk belang alias Harimau Sumatra di perkebunan sawit masyarakat Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Tualang Mandau belum berakhir. Suasana di Desa itu masih mencekam.
Mengantisipasi agar warganya tidak jadi santapan Raja Hutan itu, Kepala Desa Tasik Tebing Serai, Junaedi Sinaga, Senin (11/04/22) kemarin, menerbitkan surat himbauan kepada masyarakat desa agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah.
"Kami Pemerintah Desa Tasik Tebing Serai, Menghimbau Kepada Segenap Masyarakat Desa Tasik Tebing Serai agar tidak melakukan aktifitas diluar rumah," tulis Junaedi dalam himbauannya yang diterima Beritariau.com, Rabu (13/04/22) malam.
FOTO : HIMBAUAN Kades Tasik Tebing Serai Kecamatan Tualang Mandau Kabupaten Bengkalis Terkait Munculnya Harimau | Sumber : Akun Whatsapp ******man | Jaya
Jika tidak ada kepentingan mendadak, Junaedi tetap menekankan warganya untuk tidak ke luar rumah hingga konflik dengan Harimau tersebut selesai.
Sebelumnya, satu keluarga yang tinggal di dalam perkebunan sawit dirundung ketakutan dan tangisan saat seekor harimau sumatera mendekati pondok mereka. Peristiwa itu terjadi di Desa Tasik Tebing Serai, Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. (Baca Juga : Harimau Berkeliaran, Desa Tasik Serai Bengkalis Mencekam!)
Harimau itu, terekam dalam sebuah video kamera warga yang histeris lantaran dihampiri oleh si Datuk belang tersebut.
Selain itu, teror Harimau Sumatra juga terjadi belum lama ini tak jauh dari lokasi itu, yakni di Seberang Pulau Padi KM 68, Kabupaten Bengkalis. Seorang petani dikabarkan tewas dengan kondisi kepala terpisah dari tubuhnya diduga akibat diserang oleh harimau sumatera tersebut. (Baca Juga : Satu Hari Tak Pulang, Warga Talang Mandau Ditemukan Tewas)
Akibatnya, suasana kampung di Kabupaten Bengkalis itu sangat mencekam.
Sementara itu, Plt Kepala BBKSDA Riau, Fifin Arfiana mengatakan saat ini pihaknya sedang menuju lokasi munculnya satwa buas nan dilindungi tersebut. Dia mengatakan, tim akan memasang box trap di lokasi tersebut.
"Tim sudah menuju lokasi, tad malam sudah dilakukan persiapan personel dan peralatan," katanya Rabu (13/04/22) kemarin. (*)

