Rp 500 Ribu per Kepala Keluarga
Emak-Emak di Pekanbaru Rela Antre di Kantor Pos Demi Duit BLT Minyak Goreng

ANTREAN BLT - Ratusan Warga Pekanbaru Yang Didominasi Kaum Emak-Emak Berdiri Untuk Mendapatkan Kupon Antrean Pembagian Uang BLT Minyak Goreng di Kantor Pos Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman | Foto : Jakop | Beritariau.com 2022
Beritariau.com, Pekanbaru - Ratusan warga Kota Pekanbaru memadati halaman Kantor PT Pos Indonesia Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman, untuk mencairkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng Tahun 2022.
Pantauan Beritariau.com di lokasi, Rabu (13/04/22) sore hari sekitar pukul 15.00 wib, ratusan warga yang didominasi kaum emak-emak masih terlihat mengantre.
Tenda dan kursi yang disediakan pihak Kantor Pos tidak cukup menampung banyaknya warga yang datang menanti cairnya uang bantuan Program Sembako berupa BLT itu. Mereka membawa KTP dan Kartu Keluarga
"Warga yang membawa KTP maupun Kartu Keluarga dan akan diberikan nomor antrean," kata Junaidi, petugas security di lokasi.
Penyaluran BLT ini, katanya, sudah berlangsung selama 3 hari dan akan berjalan sampai beberapa hari ke depan. Setiap harinya di mulai pagi pukul 08.00 wib hingga 15.00 wib.
"Pembagian yang diarahkan hampir menyeluruh Kecamatan yang ada di Pekanbaru. Namun, ada beberapa yang tidak," terang Dewi, salah satu petugas di Kantor Pos yang ditemui Beritariau.com.
Saat ini, titik pembagian sembako masih berpusat di Kantor Pos Jalan Jenderal Sudirman. "Untuk titik pembagian kedepannya belum tahu dimana. Tergantung permintaan komunitas, karena tidak semua juga yang dapat," tambahnya lagi.
Untuk mendapatkan BLT ini, setiap Ketua RT di setiap Kelurahan akan mendata warganya dan wajib datang membawa persyaratan berupa KTP/KK ke tempat Penyaluran yang telah ditentukan.
Sri (45), salah satu warga Kelurahan Jadirejo Kecamatan Sukajadi yang dijumpai di lokasi mengatakan Ia mendapatkan uang total Rp500 Ribu.
"Kami dapatnya per KK. Tadi diberi uang Rp500 ribu aja. Rp200 Ribu minyak goreng, Rp300 ribunya untuk pegangan. Kami dapat informasi dari kelurahan," katanya.
Sri mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng. Ia mengaku selama harga minyak goteng naik saat ini, Ia jarang memasak dengan menggoreng.
Seperti diketahui, awal April 2022 kemarin, Presiden Jokowi menyatakan bahwa BLT minyak goreng ini diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar bantuan pangan non tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH). Sebanyak 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan gorengan juga akan mendapatkan BLT tersebut.
"Pemerintah akan memberikan bantuan tersebut untuk 3 bulan sekaligus yaitu April, Mei dan Juni yang akan dibayarkan di muka pada bulan april 2022 sebesar Rp 300 ribu," kata Jokowi dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (01/04/22) lalu.
Keputusan pemerintah tersebut diambil untuk meringankan beban masyarakat ketika harga minyak goreng yang mahal akibat dari melonjaknya harga minyak sawit di pasar internasional.
"Saya minta Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial serta TNI dan Polri berkoordinasi agar penyaluran bantuan ini berjalan baik lancar," ujar Jokowi saat itu. (*)

