Minyak Goreng Langka, Ratusan Mahasiswa Demo Geruduk Kantor DPRD Riau

Ratusan mahasiswa dari yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (28/3/2022) siang | Foto : Jakop/Beritariau
Beritariau.com, Pekanbaru - Ratusan mahasiswa dari yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (28/3/2022) siang.
Dalam aksinya, mereka menunut agar dewan bersikap menanggapi kelangkaan minyak goreng yang ada di Provinsi Riau.
Pantauan beritariau.com, mahasiswa dalam aksinya menggunakan atribut jas almamater kampus berwarna biru dan membentangkan spanduk bertuliskan 'minyak meledak, harga meledak', di gerbang Kantor DPRD Riau.
Aksi mahasiswa ini dijaga oleh aparat dari kepolisian dan Satpol PP Riau. Aksi protes dilakukan dengan membawa toa dan menyuarakan keluhan yang saat ini diderita oleh warga Riau.
"Kemana anggota DPRD. Sekarang harga minyak melonjak, sudah terjadi penimbunan-penimbunan minyak dimana mana," ucap Kordinator aksi, Ahmad Nusuk Lidinasa, dalam seruan aksinya.
Hampir satu jam lamanya mereka menyuarakan aksinya. Mereka meminta agar diizinkan masuk ke dalam gedung DPRD Riau untuk menemui wakil rakyat yang mereka pilih.
Namun, keinginan mereka belum terpenuhi. Tidak ada perwakilan dari DPRD Riau yang menemui. Ratusan mahasiswa hanya disambut oleh pegawai di Sekretariat DPRD Riau.
Adapun tuntutan dan pernyataan sikap yang dibacakan oleh mahasiswa yakni:
1. Kami meminta untuk secepatnya memaksimalkan harga minyak goreng skala nasional,
2. meminta pemerintah untuk menjaga kestabilan harga pangan dan sembako dan pangan jelang ramadan
3. Meminta kepada bapak Presiden Joko Widodo untuk mencopot M. Lutfi selaku Menteri Perdagangan Republik Indonesia karena sudah gagal dalam menjalankan tugasnya. (*)

