Wow! Demo Korupsi Wako Firdaus Nyasar Menuding Kajati Riau Terima Suap

Wow! Demo Korupsi Wako Firdaus Nyasar Menuding Kajati Riau Terima Suap

DEMO KORUPSI - Koordinator Aksi Mahasiswa Berunjukrasa Menuntut Kasus Dugaan Korupsi di Pemko Pekanbaru. Pendemo Turut Menuding Kajati Riau Menerima Suap | Beritariau.com | Josua

Beritariau.com, Pekanbaru - Puluhan Massa menamakan diri Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) dan Aliansi Mahasiswa Pekanbaru Bersuara (AMPB) berunjukrasa di Kantor Kejati Riau sejumlah dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru yang dijabat Walikota Firdaus saat ini.

"Kami ada 3 (tiga) tuntutan ke Kejati Riau. Pertama, Walikota Firdaus diduga melakukan jual-beli proyek parkir sebulan 500 miliar selama 10 Tahun. Kedua, kasus dugaan lahan dan pembangunan kantor Walikota yang bernilai ratusan miliar Rupiah di Tenayan Raya. Dan yang ketiga, kasus dugaan korupsi  rumah dinas Walikota yang diduga dilakukan Jamil (Sekda) Pemko Pekanbaru saat ini,” ujar Koordinator Umum AMAK Erlangga dalam orasinya, Kamis (17/03/22) siang tadi.

Menurutnya, aksi ini sudah berulang kali dilakukan, namun Kejati Riau terkesan tidak ada langkah. Mereka menyayangkan, pasalnya, Kantor yang dibangun di Tenayan Raya melalui dua kali penganggaran bernilai ratusan miliar itu tak bisa difungsikan dengan baik.

"Pembangunan gedung komplek perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan menyerap anggaran dana Triliunan. Dari pembelian lahan, anggarannya 700 miliar untuk pembebasan lahan. Tapi kenyataannya, masih banyak lahan disana belum diganti rugi oleh Pemerintah. Uangnya kemana?,” ucap Erlangga.

Kemudian yang kedua, pembangunan gedung-gedung di kantor Walikota yang banyak saat ini belum selesai. Seharusnya, lanjut Erlangga, pihak Kejati Riau bisa menelusuri gedung-gedung yang tidak selesai itu.

Jika Kejati Riau tidak juga mengungkap kasus mega korupsi di Pemko Pekanbaru, maka, Mahasiswa akan membongkar kasus Kajati Riau, Djaja Subagja, yang mereka tuding diduga menerima suap proyek melalui PT Hasrat Tata Jaya.

Tak hanya itu, Erlangga Cs juga menuding Kajati Riau ikut serta menerima dan membagi-bagikan proyek APBD Riau 2021.

"Dan, kami menduga, jangan-jangan APBD Riau 2022 Kajati Riau ikut terlibat. Akan kita bongkar semuanya, bahwa Kajati Riau saat ini Djaja Subagja diduga menerima suap proyek pembangunan jalan Sumbar dari PT Hasrat Tata Jaya dan menerima serta membagi-bagikan APBD Riau 2021,” kata Erlangga. (*)