Warga Sukajadi Pekanbaru Keluhkan Proyek Galian IPAL: Rumah Kami Bergetar Tengah Malam

Sepanjang Jalan Mangga Sukajadi Pekanbaru, dipenuhi kubangan lumpur dan membuat kendaraan tidak bisa melintas seperti biasa | Foto : Jakop/Beritariau
Beritariau.com, Pekanbaru - Proyek IPAL yang berada di Jalan Mangga, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, dikeluhkan oleh warga setempat.
Sepanjang Jalan Mangga dipenuhi kubangan lumpur dan membuat kendaraan tidak bisa melintas seperti biasa.
Dari pantauan, Jalan Mangga dipenuhi aliran lumpur dan becek. Warga setempat yang berada di proyek penggalian, mengaku kesal dengan kondisi tersebut.
Bahkan, para pelaku UMKM yang berada di sepanjang Jalan Mangga Pekanbaru, terpaksa berhenti beroperasional dan gulung tikar karena faktor tersebut.
Warga sekitar, Riyan, saat ditemui beritariau.com, membeberkan, aktivitas galian IPAL ini tidak hanya merugikan para pedagang, tapi juga warga sekitar.
"Kami warga jadi terganggu kalau istirahat tengah malam, karena pekerja IPAL ini beraktivitas sampai 24 jam," jelas Riyan.
Bahkan dia mengaku, proyek IPAL itu berdampak kepada lingkungan warga. Sebagian rumah warga mengalami retak karena adanya dorongan paku bumi.
"Rumah tempat tinggal kami ini bahkan malam-malam warga bergetar karena aktivitas pekerja itu," terangnya.
Untuk diketahui, proyek galian IPAL sudah berjalan 2 tahun. Proyek ini sebelumnya telah dimulai sejak tahun 2020 lalu dan telah diperpanjang hingga saat ini. (*)

