SPSI Pariwisata dan LAMR Pekanbaru Dukung Marhum Pekan Jadi Pahlawan Nasional

SPSI Pariwisata dan LAMR Pekanbaru Dukung Marhum Pekan Jadi Pahlawan Nasional

Ketua PC SPSI Pariwisata Kota Pekanbaru, Irvannanda, beserta pengurus, berziarah ke makam Marhum Pekan, Jum'at (11/2/2022) | Foto : Istimewa/Beritariau

Beritariau.com, Pekanbaru - PC SPSI Pariwisata Kota Pekanbaru bersama LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau) Kota Pekanbaru, berziarah di komplek makam Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah (Marhum Pekan) Jumat (11/2/2022).

Gerakan kampanye sosial ini diinisiasi dan dihadiri oleh jajaran pengurus PC Federasi Serikat Pekerja Pariwisata SPSI Pekanbaru serta jajaran pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru.

Ketua PC SPSI Pariwisata Kota Pekanbaru, Irvannanda, mengatakan, ziarah yang dilakukan pihak nya ke makam Marhum Pekan saat ini adalah untuk mengenang jasa pahlawan serta para pendahulu.

"Ini juga kami lakukam sebagai bentuk dukungan atas diusulkannya Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah (Marhum Pekan,red) sebagai calon pahlawan nasional," ujar Irvan

Dia menjelaskan, dukungan penuh juga dilakukan dengan membuat gerakan sosial, maupun di media sosial sebagai edukasi dan pengingat kembali atas perjuangan bagi pahlawan bergelar Yang Dipertuan Besar Muhammad Ali Syah atau Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah.

"Beliau (marhum pekan,red) mendirikan dan mengembangkan peradaban di Kota Pekanbaru yang saat ini dapat bersama kita nikmati sebagai generasi hari ini," tambah Irvan.

Untuk diketahui, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah (Marhum Pekan) merupakan sultan ke-5 Kerajaan Siak, dikenal sebagai pendiri Kota Pekanbaru, dimana sebelumnya telah dirintis oleh ayah beliau, yakni sebuah pekan atau pasar yang ramai dan kemudian menjadi cikal bakal nama Kota Pekanbaru.

Ketua LAMR Pekanbaru, Datuk Muspidauan, berpesan agar generasi dapat menghargai jasa para pahlawan nya, memberi penghormatan khususnya pendiri Kota Pekanbaru, Marhum Pekan.

Sebagai anak kemenakan dan generasi penerus serta masyarakat beradab, tidak boleh melupakan jasa-jasa nya.

"Penghormatan kepada beliau harus kita berikan menjadi Pahlawan Nasional. Kami masyarakat Riau mendesak pemerintah RI untuk menyetujui Sultan Muhammad Ali menjadi Pahlawan Nasional," ujar nya.

Makam Marhum Pekan kini bersemayam di komplek pemakaman yang sama dengan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit.

Sosok Marhum Bukit dikenal juga dengan nama Tengku Alam. Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah merupakan sultan keempat di Kerajaan Siak. Marhum Bukit merupakan ayahanda dari Marhum Pekan.

Pada tahun 2010, melalui UU Nomor 11 tahun 2010, komplek pemakaman ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi keberadaannya.

Semula orang lebih mengenal kawasan ini dengan sebutan perkuburan Mesjid Raya atau Kuburan Raja. Baru sejak tahun 2004, namanya diubah menjadi Komplek Makam Marhum Pekan. (*)

Terkait