Warga Bengkalis Tewas Terkapar di Parit Jalan Pekanbaru

TEWAS - Warga Pekanbaru digegerkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki yang tewas dalam sebuah parit di Jalan Siak II, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Sabtu (14/08/2021) pagi | Tangkapan Layar
Beritariau.com, Pekanbaru - Warga Pekanbaru digegerkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki yang tewas dalam sebuah parit di Jalan Siak II, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (14/08/21) pagi.
Menurut keterangan kepolisian, jasad itu teridentifikasi bernama Azlan (21), warga asal Desa Teluk Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, yang bekerja sebagai montir bengkel di Pekanbaru.
Saat ini katanya, jenazah sudah dibawa di kampung halamannya yang ada di Bengkalis untuk dikebumikan, usai petugas melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat beserta sepeda motor yang digunakan.
"Dugaan sementara meninggalnya korban karena kecelakaan lalu lintas," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumban Turoan.
Dari keterangan pihak keluarga korban yang ada di Pekanbaru, sebelum ditemukan tewas di dalam parit, Jum'at (13/08/2021) sekitar pukul 23.15 Wib, korban melakukan komunikasi lewat telepon kepada saudaranya untuk meminta lauk makanan.
Dari usaha bengkelnya yang ada di Jalan Kurnia, Rumbai, korban lalu berangkat ke Jalan Siak II dengan menggunakan sepeda motor.
"Saat itu, sepupunya sudah menunggu dirumah dengan lauk makanan yang sudah disiapkan, korban belum datang. Lalu ditelpon, namun handphone korban tidak aktif malam itu," ungkapnya.
Sepupu korban yang risau lalu memberitahukan ke ayahnya Iswandi bahwa korban tak kunjung datang untuk menjemput lauk makanan yang sudah disiapkan.
"Paginya paman korban menyusul dan berangkat menuju usaha bengkel korban yang ada di Jalan Kurnia untuk melihat keponakannya," ulasnya.
Dalam perjalanan menuju ke usaha bengkel korban, pamannya melihat masyarakat sekitar berkerumun di tepi Jalan Siak II dan berinisiatif berhenti guna mengetahui apa yang terjadi.
"Saat dilihat oleh pamannya, keponakannya sudah meninggal dengan kondisi terhimpit oleh sepeda motornya yang ada di dalam parit," tuturnya. (*)

