Stok Pangan di Riau Aman Hingga Akhir Tahun 2020

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution
Beritariau.com Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau memastikan, stok pangan di Provinsi Riau, saat ini masih aman sampai akhir tahun 2020.
Meski masa berakhirnya Pandemi Covid-19 belum diketahui, Pemprov Riau terus melakukan terobosan dan sejumlah program. Salah satunya adalah gerakan menanam dengan cara memanfaatkan lahan kosong milik pemerintah.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, kepada wartawan, Kamis (14/05/2020). Menurutnya, saat ini sebagian besar kebutuhan pangan dipasok dari provinsi tetangga, seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Harusnya kebutuhan pangan di Riau tetap dijaga pada masa endemi.
"Kita jangan lengah dan bisa mengambil langkah ketahanan pangan sebagai upaya antisipasi," ucap Edy Natar.
Edy mengajak semua komponen dan pemerintah daerah di Riau untuk menjaga ketahanan pangan dan jangan sampai ada terjadi kelangkaan sembako serta kebutuhan pangan.
"Semua komponen yang ada menjaga. Silahkan setiap daerah menanam pangan sesuai karakteristik dari tanah di daerahnya masing-masing," jelas Edy.
Diketahui, Pemprov Riau menerima bantuan paket ikan sehat bermutu dari Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Pekanbaru.
Paket tersebut rencananya akan disalurkan kepada tenaga medis di rumah sakit serta masyarakat Riau yang terkena dampak Covid-19.
Edy juga menyampaikan apresiasi atas kinerja BKIPM dengan Dinas Perikanan Riau sehingga mampu meningkatkan ekspor ikan dan domestik setiap tahun.
"Selamat melaksanakan bulan mutu karantina ikan semoga ke depannya lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKIPM Kelas I Pekanbaru, Eko Sulistiyanto, menuturkan, pihaknya telah menyalurkan 1.300 paket ikan yang berisi ikan nila satu kilogram, ikan lele satu kilogram, dan ikan sarden satu kaleng.
Penyaluran dalam rangka bulan mutu karantina untuk memberikan bantuan ikan sehat dan bermutu bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. "Ada sekitar tiga kilogram ikan dalam satu paket," kata Eko.
Dalam penerimaan paket ikan tersebut, Edy didampingi Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Riau Herman, Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Nuzelly, serta tim lainnya. (Adv)

