Warga Resah, Rusunawa Teleju Pekanbaru Dijadikan Tempat Karantina Covid-19

Warga Resah, Rusunawa Teleju Pekanbaru Dijadikan Tempat Karantina Covid-19

RUSUNAWA REJOSARI - Warga Menolak Pendirian Tempat Karantina TKI ODP Covid 19 di Rusunawa Rejosari | Beritariau.com2020

Beritariau.com Pekanbaru - Warga sekitar Jalan Karya Bakti, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, saat ini mulai resah. Keresahan itu timbul setelah mendapat pesan berantai melalui jejaring sosial WhatsApp yang menyebutkan bahwa Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Rejosari, akan dijadikan tempat karantina Orang Dalam Pengawasan (ODP) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Riau yang tiba dari Malaysia.

"Apa benar ya Rusunawa Pemko Tenayan Raya ini bakalan jadi tempat karantina TKI dari luar. Kalau benar, kami warga sekitar menolak," kata  Dhesrie, warga sekitar yang tinggal di sekitar Rusunawa Rejosari, kepada beritariau.com, Senin (30/03/2020).

Hingga saat ini, Dhesrie mengatakan belum mendapat kepastian tentang kabar Rusunawa yang dulunya bekas eks lokalisasi Teluk Lembu Ujung (Teleju) ini. 

Dia sendiri mengaku baru mendapatkan informasi ini melalui tokoh masyarakat sekitar. Bahkan dia melihat Rusunawa saat ini tengah dibersihkan. "Kami tanya katanya untuk karantina TKI," cetusnya.

Beritariau sendiri pertama kali mendapatkan informasi ini melalui pesan berantai broadcast di jejaring sosial WhatsApp. Belum jelas darimana pesan itu pertama kali menyebar. berikut pesan berantai tersebut.

Baru mendapat info dr grup kawan2 RT. 

Assalamualaykum Wr Wb. Kawan2 Rusunawa, sesuai arahan pimpinan barusan disampaikan bahwa Rusunawa Rejosari mulai besok akan disiapkan utk menjadi penampungan TKI Riau dari Malaysia (isolasi) yakni Twin Blok 2 dan TB 3. Untuk itu kepada segenap unsur rusunawa dan dinas perkim besok pagi mempersiapkan rusunawa tsb.

Sosialisasi tidak ada dapat kabar mendadak, mohon petunjuk kawan2 yang dikota Pekanbaru.
Biar tidak hoax informasi ini.

Kalau ini benar dilakukan kota Pekanbaru saya pribadi meminta pak walikota ketua dprd kota, tinggal bersama masyarakat kelurahan bambu kuning selama para TKI di karantina.

Menanggapi informasi itu, beritariau.com mencoba melakukan upaya konfirmasi melalui Camat Tenayan Raya, Indah Vidya Astuti. Pamong itu membenarkan jika Rusunawa Rejosari itu diusulkan sebagai tempat karantina TKI dari Malaysia.

"Jadi mau dijadikan isolasi TKI dari Dumai. Tapi belum pasti kapan datangnya dan jumlah orangnya. Mereka (TKI,red) bakal diawasi untuk tidak berkeliaran disekitar Rusunawa," ungkap Indah.

Terhadap warga yang mulai panik dan gelisah karena tidak mendapatkan pemberitahuan tersebut, membuat dirinya mengambil sikap dan melakukan upaya persuasif kepada warga sekitar yang didampingi kepolisian setempat.

"Sebentar lagi saya mau kesana. Habis shalat Dzuhur sama Kapolsek dan Kepala Puskesmas Rejosari untuk menenangkan warga sekitar," ulasnya.

Kabar adanya Rusunawa teleju bakal dijadikan tempat karantina ODP Covid-19 ditanggapi oleh Anggota DPRD Kota Pekanbaru, M Sabarudi. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dia juga telah mendengar informasi Rusunawa Rejosari dijadikan tempat karantina TKI Riau yang baru pulang dari negeri Jiran tersebut. "Itu bukan untuk orang yang positif. Tapi untuk orang yang ODP," paparnya.

Sabarudi yang juga tinggal di sekitaran kawasan itu menyayangkan adanya upaya dadakan yang dilakukan dalam pemakaian tempat di rusunawa Rejosari sebagai tempat karantina tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

"Harusnya ada sosialisasi dari pemerintah kepada warga. Apakah melalui Dinas Kesehatan atau Dinas Perkim tentang kondisi yang sebenarnya sehingga masyarakat tidak resah," jelas Sabarudi.

Dia juga berharap, ketika Rusunawa Rejosari dijadikan tempat karantina tentu harus ada standar tertentu sehingga tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat sekitar. 

"Misalnya ketika di karantina, apa standar yang dibuat sehingga masyarakat tidak menjadi khawatir, apakah tempat, drainase dan lainnya perlu penjelasan dan disosialisasikan," pintanya. [Bam]