Pimpinan DPRD Pekanbaru Soroti FPD Pemko Yang Korupsi Waktu

Pimpinan DPRD Pekanbaru Soroti FPD Pemko Yang Korupsi Waktu

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Ginda Burnama

Beritariau.com Pekanbaru - Rapat pembahasan penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2021 yang dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Asisten II, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan Camat, di hotel Grand Elite, Rabu (04/03/2020) mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ginda Burnama.

Politisi dari Partai Gerindra tersebut menyoroti jadwal kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) yang bertujuan untuk memberikan ruang untuk pembangunan Kota Pekanbaru tersebut molor dan tidak tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Jangan korupsi waktu kita. Ini membahas tentang rencana kerja pembangunan Pemerintah Kota Pekanbaru," cetus Ginda, saat memberikan sambutannya dihadapan FPD Pemko Pekanbaru.

Sorotan itu dia sebutkan sesuai dengan fungsi dari DPRD Kota Pekanbaru. Salah satunya fungsi pengawasan. Untuk mengawal pemerintahan yang baik tentunya dia berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Pekanbaru untuk konsisten dalam manajemen waktu. 

"Kita sangat menyayangkan acara Forum ini tidak terlihat perwakilan Pemerintah Provinsi Riau. Harusnya Pemko Pekanbaru berkoordinasi dengan Pemprov Riau," Jelasnya.

Pentingnya dukungan dari Pemprov Riau dalam mengawal pembangunan di Ibukota Provinsi ini. Mengingat katanya, kondisi keuangan APBD Kota Pekanbaru saat ini mengalami rasionalisasi serta membutuhkan perhatian yang lebih.

"Kita sangat prihatin, tetapi bagaimana strategi dan cara kita untuk mengatur program yang menjadi prioritas dapat dirasakan oleh masyarakat dan apalagi Dinas PUPR merupakan ujung tombak dalam bidang pembangunan dikota Pekanbaru ini," ucapnya.

Ketua Panitia Forum OPD PUPR, Muzailis menyampaikan, kegiatan ini untuk mempertajam rencana kerja pembangunan, mulai dari program pembangunan fisik di Kecamatan serta sampai pemaparan program kerja prioritas Dinas PUPR kota Pekanbaru tahun 2021. 

"Kita berharap pertemuan ini untuk menyelaraskan pokok pikiran DPRD Kota Pekanbaru sehingga kedepan program dan pokok pikiran ini bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan," pintanya.

Senada dengan pernyataan Asisten II Pemko Pekanbaru, Elsyabrina. Dia berharap dengan pertemuan dan pembahasan Renja ini, program pembangunan di Kota Pekanbaru terukur, akuntabel dan berdaya guna tinggi.

"Tentunya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dalam pencapaian untuk mendukung Visi dan Misi kota Pekanbaru sebagai kota yang Smart City dan Madani," tutupnya. [Bam]