Amman Kecam Plt Bupati Bengkalis Gunakan Aset Pemda Untuk Pernikahan Anak

Salah satu sudut ruangan mewah rumah dinas Bupati Bengkalis
Beritariau.com, Pekanbaru - Koordinator Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (AMMAN) Riau, Didik Arianto menyoroti sikap Bupati Bengkalis Muhammad yang diduga menggunakan aset daerah untuk pernikahan putrinya.
Didik di Pekanbaru, Minggu mengatakan bahwa Muhammad tidak memiliki hak untuk menguasai atau bahkan diduga menyalahgunakan aset-aset pemerintah daerah untuk kepentingan pribadi. Terlebih, Muhammad juga belum menyandang status definitif sebagai pimpinan di Bengkalis.
"Ini ada pelanggaran hukum atas aset - aset milik daerah, yaitu aset Bupati Bengkalis Defenitif yang dirampas dan disalahgunakan," kata Didik.
Kekecewaan Didik berawal dari berkembangnya informasi penyalahgunaan aset-aset pemerintah daerah yang seharusnya menjadi hak Bupati definitif untuk dimanfaatkan kepentingan pribadi.
Salah satu diantaranya adalah digunakan untuk rangkaian pesta pernikahan putri kandung Muhammad yang berlangsung beberapa waktu lalu. Termasuk kendaraan dinas Bupati jenis Toyota Alphard BM 1725 D yang diduga dijadikan kendaraan membawa mempelai laki-laki di acara pernikahan putri Plt Bupati Bengkalis Muhammad.
Selain itu, informasi lainnya kediaman dinas Bupati Bengkalis juga dijadikan penginapan mempelai laki - laki atau calon besannya.
"Beliau sebagai Plt Bupati dan Wakil Bupati, jadi tidak berhak menyalahgunakan itu," tuturnya.
Didik menegaskan bahwa ini adalah bentuk arogansi sekaligus mengangkangi regulasi yang berlaku. Untuk itu, dia menyayangkan dan mengecam keras tindakan tersebut.
Kita juga mengecam ketidaktegasan Bagian Umum dan Satpol PP yang hanya diam membisu," tambahnya.
Saat dikonfirmasi, Kasubag Rumah tangga Pemkab Bengkalis, Kevin rafizariandi mengatakan pemakaian aset itu atas instruksi Plt Bupati Bengkalis Muhammad. Dia menyebutkan, pihak Muhammad sudah meminta izin untuk menggunakan mobil dan rumah dinas Bupati Bengkalis untuk kepentingan pernikahan putrinya.
"Iya kemarin sudah ada izin peminjaman rumah dan mobil dinas Bupati Bengkalis. Karena hanya meminjam saja untuk kegiatan pernikahan anak pak Plt Bupati (Muhammad), bukan untuk kegiatan sehari-hari," kata Kevin.
Saat ditanya adanya informasi soal mobil dinas Alphard milik Bupati Bengkalis Amril Mukminin digunakan keluarga Muhammad untuk kepentingan pernikahan putirnya, Kevin membenarkan informasi itu.
“Iya betul, sudah ada permintaan izin menggunakan mobil dinas itu untuk (transportasi) pernikahan. Dan sudah diizinkan, karena hanya sementara. Sekarang mobil dinas itu sudah stanby di rumah dinas Bupati,” ucap Kevin.
Kevin juga membenarkan rumah dinas Bupati Bengkalis disinggahi oleh keluarga besan Muhammad. Namun, kata Kevin, penggunaan itu hanya sementara saja.
“Iya betul. Sudah ada diizinkan. Karena hanya sebentar saja. Kalau pinjam pakai sebentar saja, tapi kalau untuk kegiatan sehari-hari tidak boleh karena (status Plt Bupati Muhammad) belum definitif,” jelasnya.
Muhammad sendiri sejatinya juga menyandang status tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM yang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Namun, dia tidak cukup kooperatif menjalani proses hukum. Muhammad diketahui telah dua kali mangkir dari pemeriksaan polisi.

