Atlet SOIna Kampar Menggila di PESONAS II 2026, Fitra dan Fadil Borong Dua Emas dan Satu Perunggu

Beritariau.com, Kampar -- Dua atlet bulutangkis Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Kampar, Fitra Ramadhan dan Muhammad Fadil, mengharumkan nama Riau pada ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tampil dalam kompetisi yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026, kedua atlet tersebut sukses menyumbangkan dua medali emas dan satu medali perunggu bagi Kontingen SOIna Provinsi Riau.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kampar sekaligus membuktikan bahwa atlet dengan disabilitas intelektual memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Ketua SOIna Kabupaten Kampar, Yusneli, menyampaikan kabar membanggakan tersebut langsung dari Kupang. Ia mendampingi kedua atlet selama pertandingan bersama pelatih Darwis dan ofisial tim Mashuri.
Dari cabang olahraga bulutangkis, Fitra Ramadhan tampil gemilang dengan meraih medali emas pada nomor tunggal putra. Ia kembali menyumbangkan emas setelah berpasangan dengan Muhammad Fadil dan menjuarai nomor ganda putra.
Sementara itu, Muhammad Fadil turut menyumbangkan medali perunggu dari nomor tunggal putra. Dengan demikian, Fitra mengoleksi dua medali emas, sedangkan Fadil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu.
Perolehan tersebut menunjukkan kontribusi penting kedua atlet Kampar dalam memperkuat pencapaian Kontingen SOIna Riau di ajang olahraga nasional tersebut.
Keberhasilan Fitra dan Fadil tidak terlepas dari persiapan, pendampingan, serta dukungan pelatih dan ofisial selama mengikuti kompetisi. Peran pengurus SOIna juga menjadi bagian penting dalam mendukung atlet mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi terbaiknya.
PESONAS menjadi ruang bagi atlet dengan disabilitas intelektual untuk berkompetisi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan, serta membuktikan kemampuan melalui prestasi olahraga.
Raihan medali di Kupang ini diharapkan menjadi dorongan bagi pembinaan atlet SOIna di Kabupaten Kampar agar semakin berkembang. Prestasi Fitra dan Fadil sekaligus menjadi pengingat bahwa kesempatan, dukungan, dan pembinaan yang berkelanjutan dapat membuka jalan bagi atlet untuk mengukir pencapaian di tingkat nasional.
Keberhasilan keduanya membawa pulang tiga medali menjadi catatan membanggakan bagi Kampar dan Riau, sekaligus menambah semangat untuk terus memberikan ruang bagi atlet disabilitas dalam dunia olahraga prestasi. (*)

