Arsenal Mengamuk di Babak Kedua, Lille Dibantai 3-0 di Emirates Stadium

Arsenal Mengamuk di Babak Kedua, Lille Dibantai 3-0 di Emirates Stadium

Pemain Lille Nabil Bentaleb mengawal pergerakan pemain Arsenal Viktor Gyokeres dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (14/10/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Beritariau.com, London -- Arsenal menunjukkan ketajamannya pada babak kedua saat menjamu Lille dalam lanjutan matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Bermain di Emirates Stadium, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, The Gunners mengamankan kemenangan telak 3-0 setelah tiga gol tercipta hanya dalam rentang tujuh menit.

Jurrien Timber membuka keunggulan Arsenal pada menit ke-64. Eberechi Eze menggandakan skor tiga menit kemudian, sebelum Bukayo Saka melengkapi kemenangan tuan rumah pada menit ke-71.

Hasil ini memperpanjang catatan sempurna Arsenal di awal kompetisi. Tim asal London tersebut mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara.

Sebaliknya, Lille masih terpuruk setelah kembali menelan kekalahan. Wakil Prancis itu belum mengantongi poin dari dua laga dan berada di peringkat ke-32.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Arsenal langsung berusaha mengambil kendali permainan, tetapi Lille mampu bertahan dan membuat tuan rumah kesulitan memecah kebuntuan pada paruh pertama.

Peluang berbahaya Arsenal hadir pada menit ke-20 melalui Bruno Guimaraes. Ia menyambut bola di dalam kotak penalti dengan tembakan first-time, tetapi sepakannya melebar tipis dari tiang kanan gawang Lille.

Dua menit berselang, giliran Mikel Merino yang mengancam lewat sundulan jarak dekat. Umpan silang yang diterimanya berhasil disambut dengan baik, tetapi kiper Lille, Berke Ozer, melakukan penyelamatan gemilang.

Lille sempat mencetak gol melalui Ayase Ueda pada menit ke-23. Namun, setelah meninjau tayangan VAR, wasit Felix Zwayer menganulir gol tersebut karena Ueda berada dalam posisi offside.

Arsenal kembali mendapat peluang pada menit ke-37. Eberechi Eze menerima umpan terobosan di area dekat gawang, tetapi gagal mengarahkan tembakannya dengan sempurna sehingga Ozer kembali mampu mengamankan bola.

Menjelang turun minum, Bruno Guimaraes kembali menguji penjaga gawang Lille melalui tembakan jarak menengah pada menit pertama masa tambahan waktu. Ozer sekali lagi tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti dengan skor imbang 0-0. Meski Arsenal memiliki sejumlah kesempatan, penyelesaian akhir dan penampilan solid Ozer membuat kebuntuan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Tiga Gol Arsenal dalam Tujuh Menit

Selepas jeda, Arsenal meningkatkan tekanan untuk mencari gol pembuka. Pada menit ke-59, tuan rumah sempat meminta penalti setelah Bruno Guimaraes terjatuh akibat tantangan pemain lawan. Wasit memeriksa insiden tersebut melalui VAR, tetapi memutuskan tidak memberikan hadiah penalti.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-64. Noni Madueke mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti yang berhasil dimanfaatkan Jurrien Timber. Dengan penyelesaian berupa tendangan cungkil, Timber membawa Arsenal unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi awal dari rentetan serangan yang sulit dibendung Lille. Hanya tiga menit berselang, Arsenal menggandakan keunggulan melalui Eberechi Eze.

Bukayo Saka berperan dalam gol kedua itu dengan memberikan umpan kepada Eze di dalam kotak penalti. Eze kemudian melepaskan tembakan terarah ke sisi kanan gawang yang gagal dihentikan Ozer. Skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-67.

Eze hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-70 setelah kembali mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Namun, tembakannya mengarah tepat ke posisi Ozer sehingga peluang tersebut berhasil digagalkan.

Arsenal tidak membutuhkan waktu lama untuk menambah keunggulan. Pada menit ke-71, Kai Havertz terlibat dalam proses serangan sebelum mengirimkan umpan mendatar kepada Saka. Pemain sayap Inggris itu kemudian melepaskan tembakan akurat ke sudut kiri bawah gawang Lille.

Gol Saka mengubah skor menjadi 3-0 sekaligus menegaskan dominasi Arsenal pada babak kedua. Dalam rentang tujuh menit, The Gunners sukses mencetak tiga gol dan mematahkan perlawanan tim tamu.

Arsenal masih sempat mengancam melalui Bruno Guimaraes pada menit ke-76. Tembakannya dari tepi kotak penalti mengarah ke sudut kiri bawah, tetapi Ozer kembali melakukan penyelamatan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Lille tidak mampu membalas satu gol pun. Arsenal pun menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan di hadapan pendukungnya sendiri.

Arsenal Jaga Rekor Sempurna

Tambahan tiga poin membuat Arsenal mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama Liga Champions 2026/2027. The Gunners sementara menempati peringkat ketiga dan menjaga momentum positif pada awal kompetisi.

Kemenangan ini juga memperlihatkan kemampuan Arsenal meningkatkan intensitas permainan setelah babak pertama berakhir tanpa gol. Ketajaman Timber, Eze, dan Saka menjadi pembeda dalam pertandingan yang awalnya berlangsung ketat.

Sementara itu, Lille harus segera berbenah setelah gagal meraih poin dalam dua pertandingan. Hasil di Emirates Stadium menjadi pekerjaan rumah bagi wakil Prancis tersebut untuk memperbaiki performa dan menjaga peluang bersaing di klasemen. (*)