PSG Selamat dari Kekalahan, Dua Gol Injury Time Bikin Lille Gagal Menang

PSG Selamat dari Kekalahan, Dua Gol Injury Time Bikin Lille Gagal Menang

Pemain PSG, Marquinhos, bereaksi dalam pertandingan Ligue 1 melawan Lille, Sabtu (29/8/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Beritariau.com, Lille -- Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan mentalitas juara saat menghadapi Lille pada pekan lanjutan Ligue 1 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol hingga penghujung laga, Les Parisiens bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB.

Lille sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan setelah Hakon Haraldsson dan Dilane Bakwa mencetak gol untuk membawa tuan rumah unggul 2-0.

Namun, PSG menolak menyerah. Dua gol pada masa injury time mengubah jalannya pertandingan. Vitinha menjadi aktor penting dalam kebangkitan tersebut setelah mencetak satu gol dan memberikan assist untuk gol penyama kedudukan yang dicetak Marquinhos.

Hasil imbang ini sekaligus membuat PSG mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 11 pertemuan kompetitif terakhir melawan Lille.

Lille Unggul di Babak Pertama

Kedua tim tampil terbuka sejak menit awal. PSG mendapat peluang untuk mencetak gol lebih dulu setelah kesalahan Berke Ozer memberikan ruang kepada Achraf Hakimi.

Hakimi mencoba melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kirinya. Namun, bola hanya membentur sisi luar tiang gawang Lille.

Tuan rumah kemudian merespons melalui Olivier Giroud. Penyerang senior tersebut mendapat peluang dari jarak dekat, tetapi Matvey Safonov masih mampu menggagalkannya.

Giroud kemudian menjadi kreator gol pembuka Lille. Ia mengirimkan umpan terobosan kepada Hakon Haraldsson yang langsung menyambutnya dengan tembakan keras.

Bola meluncur ke gawang PSG dan membawa Lille unggul 1-0.

PSG berusaha mencari gol balasan, tetapi pertahanan Lille tampil disiplin. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.

Lille Gandakan Keunggulan

PSG mencoba meningkatkan tekanan setelah turun minum. Luis Enrique memasukkan Khvicha Kvaratskhelia untuk menambah daya gedor lini depan.

Kvaratskhelia langsung memberikan ancaman melalui tembakan melengkung yang hanya melebar tipis dari gawang Ozer.

Lille kemudian memilih bermain lebih bertahan untuk menjaga keunggulan. PSG pun kesulitan menemukan ruang di sekitar kotak penalti.

Tuan rumah bahkan hampir mencetak gol kedua melalui Giroud. Namun, sundulannya masih melambung di atas mistar.

Lille akhirnya berhasil menggandakan keunggulan menjelang akhir pertandingan.

Dilane Bakwa mendapat ruang untuk melepaskan tembakan menggunakan kaki kiri. Bola meluncur ke sudut jauh dan tidak mampu dijangkau Safonov.

Skor berubah menjadi 2-0 untuk Lille.

Kemenangan Lille tampaknya sudah di depan mata. Namun, PSG justru menunjukkan perlawanan luar biasa di menit-menit terakhir.

Dua Gol Injury Time Selamatkan PSG

PSG terus menekan dan akhirnya mendapatkan hasil pada masa tambahan waktu.

Vitinha menjadi sosok yang membuka pintu comeback. Gelandang Portugal itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur masuk ke gawang Ozer.

PSG memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Momentum langsung berpihak kepada tim tamu. PSG terus menggempur pertahanan Lille dan akhirnya mendapatkan gol penyama kedudukan pada menit ke-95.

Vitinha kembali terlibat dalam terciptanya gol. Kali ini ia mengirimkan umpan lambung ke dalam kotak penalti. Marquinhos menyambutnya dengan sundulan keras yang menggetarkan gawang Lille.

Skor berubah menjadi 2-2.

Lille tidak memiliki cukup waktu untuk kembali merespons. Peluit panjang pun berbunyi dan PSG berhasil membawa pulang satu poin setelah nyaris kalah.

Hasil ini menjadi comeback dramatis bagi PSG sekaligus menggagalkan Lille meraih kemenangan. Les Parisiens juga mempertahankan catatan tak terkalahkan dalam 11 pertemuan kompetitif terakhir melawan Lille.

PSG selanjutnya dijadwalkan menghadapi AS Monaco pada 5 September 2026. (*)