USB Kulim Mulai Dibangun 2027

Pemerintah Pusat Setujui Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Pekanbaru

Pemerintah Pusat Setujui Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyetujui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Kota Pekanbaru melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Sekolah tersebut direncanakan mulai dibangun pada tahun 2027 dan akan berlokasi di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim.

Kepastian tersebut diperoleh dalam Focus Group Discussion (FGD) terkait Program Strategis Nasional (PSN) bidang pendidikan yang digelar di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, BPMP Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menyampaikan bahwa program SNT USB untuk Kota Pekanbaru telah melewati tahap verifikasi, validasi, hingga FGD dan dinyatakan siap untuk ditindaklanjuti ke tahap pembangunan.

“Untuk Kota Pekanbaru kita mendapatkan, pertama SNT Unit Sekolah Baru atau USB. Berlokasi di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim dan ini insya Allah sudah oke. Mulai tahap verifikasi, validasi dan FGD. Insya Allah kalau tidak ada halangan, tahun depan akan segera dibangun,” ujar Alek.

Ia menjelaskan bahwa program SNT tidak hanya mencakup pembangunan sekolah baru, tetapi juga skema konsolidasi satuan pendidikan, yakni penggabungan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan pendidikan terpadu.

Selain USB di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru juga mengusulkan program SNT Konsolidasi di tujuh lokasi yang tersebar di tujuh kecamatan. Dari usulan tersebut, satu lokasi di Kecamatan Tenayan Raya telah masuk tahap verifikasi dan FGD.

“Yang kedua ada SNT konsolidasi. Kota Pekanbaru sudah mengusulkan tujuh lokasi di tujuh kecamatan. Yang baru di verifikasi, validasi dan di FGD baru satu lokasi, yakni di Tenayan Raya. SNT Konsolidasi seperti SDN 131, SMPN 11 dan SMA 6,” jelasnya.

Alek menambahkan, secara keseluruhan Provinsi Riau mendapatkan program SNT USB di empat daerah, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Rokan Hilir. Pekanbaru menjadi salah satu daerah yang sudah masuk tahap persetujuan awal untuk pembangunan.

Menurutnya, pembangunan USB di Kecamatan Kulim direncanakan mulai berjalan pada tahun 2027 berdasarkan informasi dari UPT Kemendikdasmen melalui BPMP Provinsi Riau.

“Untuk USB tersebut Kota Pekanbaru alhamdulillah sudah tahap disetujui. Insya Allah kalau tidak ada halangan, informasi dari UPT Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yakni BPMP Provinsi Riau, bulan Mei tahun 2027 sudah mulai dibangun,” katanya.

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas kepercayaan yang diberikan dalam pengembangan sektor pendidikan di daerah.

“Alhamdulillah, kita mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, karena Pekanbaru dipercaya dan mendapat program strategis nasional di bidang pendidikan, yaitu Sekolah Nasional Terintegrasi, USB. Dan untuk SNT Konsolidasi, alhamdulillah mudah-mudahan ini bisa juga disetujui,” harap Alek.

Dalam FGD tersebut juga turut hadir BPMP Kemendikdasmen Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, konsultan SNT yang ditunjuk kementerian, serta OPD terkait di lingkungan Pemko Pekanbaru seperti Dinas PUPR, Dinas Pertanahan, BPBD, dan Bappeda.

Program ini diharapkan dapat memperkuat pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kota Pekanbaru melalui konsep sekolah terpadu yang lebih modern dan terintegrasi. (*)