Haru dan Khidmat, Bupati Kasmarni Lepas 396 Jemaah Haji Bengkalis Menuju Tanah Suci

Beritariau.com, Batam - Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi pelepasan ratusan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 9 di Asrama Haji Batam, Jumat (1/5/2026) pagi. Sebanyak 439 jemaah diberangkatkan dalam kloter ini, terdiri dari 396 jemaah asal Kabupaten Bengkalis dan 43 jemaah dari Kota Pekanbaru.
Pelepasan para tamu Allah tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni. Momen ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi wujud doa, harapan, dan dukungan pemerintah daerah bagi para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Sejumlah pejabat turut hadir mendampingi, di antaranya unsur pimpinan daerah, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan suasana sekaligus menunjukkan perhatian penuh pemerintah terhadap para jemaah haji.
Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan doa tulus agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.
“Saya mendoakan agar Bapak dan Ibu senantiasa sehat, diberi kemudahan dalam setiap rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga menuntut kesiapan fisik dan mental. Namun, dengan niat yang ikhlas, setiap proses yang dijalani akan bernilai ibadah.
“Ibadah haji adalah panggilan mulia. Jalani dengan keikhlasan, karena setiap kelelahan akan menjadi pahala dan keberkahan,” pesannya.
Selain itu, Kasmarni menitipkan pesan agar para jemaah menjaga kebersamaan, saling membantu, serta menjunjung tinggi nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
“Tunjukkan bahwa jemaah Bengkalis adalah pribadi yang santun, tertib, dan penuh rasa kebersamaan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasmarni juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga dijadwalkan akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 18 Mei mendatang melalui Kuala Lumpur. Ia pun memohon doa dari masyarakat agar diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah.
Menutup sambutannya, ia berharap dapat bertemu kembali dengan para jemaah di Tanah Suci.
“Mudah-mudahan kita bisa bersua di sana, berkumpul sebagai keluarga besar Bengkalis di rumah Allah,” tutupnya penuh harap.
Prosesi pelepasan ini menjadi momen penuh makna, tidak hanya bagi para jemaah, tetapi juga keluarga yang mengantar. Doa dan harapan pun mengiringi langkah mereka menuju perjalanan suci yang diidamkan setiap umat Muslim. (*)

