Pemprov Riau Tegaskan Komitmen Pembangunan Keagamaan 2026

Pemprov Riau Tegaskan Komitmen Pembangunan Keagamaan 2026

Beritariau.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan di bidang keagamaan pada tahun 2026. 

Hal ini disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, saat menghadiri kegiatan penggalangan dana pembangunan Masjid Al-Jamiah di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang digelar di kawasan kampus tersebut turut dirangkai dengan tabligh akbar bersama Abdul Somad, mengangkat tema tentang pentingnya membangun masjid sebagai investasi amal jariyah.

Dalam sambutannya, Zulkifli menyampaikan bahwa pembangunan masjid bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya menghadirkan pusat ibadah yang hidup dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai ruang pembinaan umat sekaligus pusat aktivitas keagamaan dan akademik.

“Pembangunan ini bukan hanya menyelesaikan sebuah bangunan, tetapi menghadirkan pusat ibadah yang menjadi tempat bertumbuhnya nilai-nilai keislaman dan aktivitas civitas akademika,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam dokumen perencanaan jangka menengah menempatkan sektor keagamaan sebagai bagian penting. Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kehidupan beragama di tengah masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, Pemprov Riau tercatat telah memberikan dukungan terhadap puluhan rumah ibadah di berbagai kabupaten dan kota, baik dalam bentuk pembangunan baru maupun rehabilitasi. Selain itu, berbagai program pembinaan umat juga terus dijalankan secara berkelanjutan.

Memasuki tahun 2026, pemerintah daerah diakui akan menghadapi tantangan penyesuaian fiskal. Meski demikian, Zulkifli memastikan bahwa pembangunan keagamaan tetap menjadi prioritas, dengan pendekatan yang lebih kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat.

“Komitmen terhadap pembangunan keagamaan tetap berjalan, dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta memperkuat kebersamaan,” tegasnya.

Ia juga berharap pembangunan Masjid UIN Sultan Syarif Kasim Riau dapat segera diselesaikan dan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberi manfaat luas, khususnya bagi generasi muda.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pembangunan rumah ibadah merupakan wujud nyata gotong royong yang tidak hanya berdampak saat ini, tetapi juga menjadi amal berkelanjutan di masa depan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, yang diharapkan terus terjaga seiring dengan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)