Camping Kebangsaan di Riau, Polri–Mahasiswa dan Akademisi Bersatu Lawan Karhutla dan Narkoba

Polda Riau bersama mahasiswa dan akademisi memperkuat sinergi melawan karhutla dan narkoba. (dok. Istimewa)
Beritariau.com, Kampar - Kepolisian Daerah Riau bersama mahasiswa dan akademisi menggelar kegiatan Camping Kebangsaan Mahasiswa Riau di kawasan Bukit Rimbang Baling, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyalahgunaan narkoba.
Acara yang diinisiasi oleh Tumbuh Institute ini dihadiri oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta sejumlah tokoh seperti Rocky Gerung dan aktivis HAM Hurriah.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa persoalan karhutla dan narkoba tidak bisa diselesaikan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari edukasi hingga penegakan hukum untuk menghadapi ancaman tersebut secara berkelanjutan.
Sementara itu, Rocky Gerung menyoroti karhutla sebagai bagian dari krisis ekologis global yang berdampak luas terhadap masa depan manusia. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai kekuatan intelektual dalam membaca dan merespons krisis multidimensi.
Di sisi lain, aktivis HAM Hurriah menegaskan bahwa karhutla juga merupakan persoalan hak asasi manusia karena berdampak pada hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat. Ia mendorong mahasiswa untuk memperkuat gerakan berbasis data dan riset agar lebih efektif dalam advokasi kebijakan.
Pihak Tumbuh Institute juga menekankan bahwa forum ini bukan sekadar diskusi, tetapi ruang refleksi bersama untuk memahami bahwa karhutla dan narkoba memiliki dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat, akademisi, dan mahasiswa dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan serta melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. (*)

