Dramatis! Lazio Singkirkan Atalanta Lewat Adu Penalti, Tantang Inter Milan di Final

Dramatis! Lazio Singkirkan Atalanta Lewat Adu Penalti, Tantang Inter Milan di Final

Selebrasi Edoardo Motta dkk. dalam laga Atalanta vs Lazio di semifinal Coppa Italia 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (c) La Presse via AP Photo

Beritariau.com - Lazio memastikan tiket ke final Coppa Italia 2025/2026 setelah menyingkirkan Atalanta melalui laga penuh drama di New Balance Arena, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan gagal mencetak gol tambahan di babak extra time. Penentuan pemenang pun harus dilakukan lewat adu penalti, di mana Lazio keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Sosok penentu kemenangan adalah kiper Edoardo Motta yang tampil luar biasa di bawah mistar. Ia menjadi pahlawan dengan menggagalkan empat eksekusi penalti lawan, memastikan langkah tim ibu kota ke partai puncak.

Sejak awal laga, Atalanta tampil lebih agresif dan mendominasi permainan. Sejumlah peluang sempat tercipta, namun lini pertahanan Lazio mampu bertahan dengan disiplin. Sementara itu, Lazio kesulitan mengembangkan permainan dan minim menciptakan peluang bersih di babak pertama.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. Lazio lebih dulu memecah kebuntuan lewat gol indah Alessio Romagnoli yang memanfaatkan situasi bola mati. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan singkat setelah Mario Pašali? menyamakan kedudukan untuk Atalanta.

Drama terus berlanjut hingga akhir laga. Kedua tim saling menekan, bahkan beberapa gol harus dianulir setelah tinjauan VAR, membuat pertandingan semakin menegangkan.

Di babak tambahan waktu, tempo permainan cenderung menurun. Kedua tim bermain lebih hati-hati hingga akhirnya laga ditentukan lewat adu penalti.

Di momen krusial tersebut, Motta tampil sebagai pembeda. Penyelamatan beruntunnya menggagalkan eksekusi para algojo Atalanta seperti Gianluca Scamacca dan Charles De Ketelaere.

Berkat kemenangan ini, Lazio melangkah ke final dan akan menghadapi Inter Milan pada 13 Mei mendatang. Mereka kini berpeluang meraih gelar kedelapan sekaligus mengakhiri penantian trofi sejak musim 2018/2019. (*)