Investasi Rp300 Miliar Masuk Siak, Kadin Riau Nilai Ekonomi Daerah Semakin Prospektif

Beritariau.com, Siak - Arus investasi di Kabupaten Siak menunjukkan perkembangan positif dengan masuknya investasi swasta senilai lebih dari Rp300 miliar. Investasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan galangan kapal terpadu milik PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) serta infrastruktur pendukung berupa akses jalan di kawasan industri daerah.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) KADIN Riau, Masuri, mengapresiasi capaian tersebut dan menilai hal ini sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Siak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah kondisi global yang penuh tantangan.
Menurutnya, kehadiran investasi ini tidak hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga membuka peluang kerja baru serta meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ini capaian luar biasa. Di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah, Kabupaten Siak mampu meyakinkan investor untuk menanamkan modal dalam jumlah besar,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia juga menyoroti pembangunan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer yang turut dibiayai investasi swasta sebagai bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperkuat kawasan industri.
Masuri menilai proyek ini dapat menjadi pintu masuk bagi investasi lanjutan di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), sekaligus memperkuat posisi Siak sebagai salah satu pusat industri baru di Riau.
Selain itu, ia mengapresiasi mulai meningkatnya peran investor lokal dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha dalam negeri menunjukkan potensi besar yang selama ini belum tergarap optimal.
Ia menegaskan bahwa faktor utama dalam menarik investasi adalah kepercayaan antara pemerintah dan dunia usaha. Dengan iklim yang terbuka dan responsif, daerah diyakini akan semakin diminati investor.
“Kepercayaan adalah kunci utama. Jika itu terbangun, investasi akan terus mengalir,” tegasnya.
Masuri juga menilai kepemimpinan daerah menunjukkan sikap progresif dalam merespons peluang investasi, yang menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Siak ke depan. (*)

