Gol Adrien Rabiot Bawa AC Milan Tekuk Hellas Verona, Rossoneri Naik ke Posisi Dua

Selebrasi Adrien Rabiot dalam laga Hellas Verona vs AC Milan di Liga Italia 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP
Beritariau.com - AC Milan sukses meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Hellas Verona dalam lanjutan Serie A, Minggu (19/4/2026) malam WIB. Bermain di Stadio Marcantonio Bentegodi, Rossoneri menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Adrien Rabiot.
Hasil ini mengantarkan Milan kembali ke peringkat kedua klasemen sementara, sekaligus memperpanjang dominasi mereka atas Verona menjadi 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Sejak awal laga, tim asuhan Massimiliano Allegri belum langsung tampil dominan. Milan terlihat masih mencari ritme permainan, sementara Verona mencoba memanfaatkan situasi dengan bertahan rapat dan sesekali melakukan serangan balik.
Peluang pertama Milan hadir pada menit ke-32 melalui Rabiot, namun tembakannya masih mudah diamankan kiper Lorenzo Montipò. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum, ketika Rabiot menyambut umpan matang dari Rafael Leão dan menuntaskannya dengan penyelesaian tenang untuk membawa Milan unggul 1-0.
Verona hampir menyamakan kedudukan di akhir babak pertama lewat peluang emas Rafik Belghali, namun kiper Mike Maignan tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
Memasuki babak kedua, Verona meningkatkan intensitas serangan. Pelatih sementara Paolo Sammarco melakukan sejumlah perubahan yang membuat permainan tuan rumah lebih hidup. Beberapa peluang tercipta, namun belum mampu menembus pertahanan Milan.
Milan sempat menggandakan keunggulan melalui sundulan Matteo Gabbia, tetapi gol tersebut dianulir karena offside. Upaya lain dari Alexis Saelemaekers juga gagal berbuah gol setelah diblok di garis gawang.
Meski terus mendapat tekanan, Milan mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Rossoneri dalam menjaga posisi di zona Liga Champions, sementara Verona semakin terpuruk di dasar klasemen dan kian dekat dengan ancaman degradasi. (*)

