Disdik Riau Terapkan Hemat Energi di Sekolah, Kinerja ASN Kini Berbasis Hasil

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya
Beritariau.com, Pekanbaru – Dinas Pendidikan Provinsi Riau mewajibkan seluruh sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, untuk menerapkan penghematan energi secara ketat.
Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi sebagai tindak lanjut dari edaran Gubernur Riau tentang transformasi budaya kerja ASN.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menyebut langkah tersebut sebagai upaya menekan biaya operasional sekaligus mendorong perubahan pola kerja yang lebih efektif.
Sekolah diminta mengatur penggunaan listrik secara efisien, seperti menetapkan suhu AC pada 24–25 derajat Celsius, membatasi waktu pemakaian, serta beralih ke perangkat hemat energi seperti lampu LED dan AC inverter. Selain itu, pemanfaatan cahaya alami pada siang hari juga dioptimalkan, dan seluruh perangkat elektronik wajib dimatikan saat tidak digunakan.
Penghematan juga mencakup penggunaan air secara bijak serta pembatasan kendaraan dinas hanya untuk keperluan resmi.
Tak hanya itu, Disdik Riau mulai menggeser sistem penilaian kinerja aparatur sipil negara di sektor pendidikan. Penilaian tidak lagi berfokus pada kehadiran, melainkan pada hasil kerja atau output yang terukur.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi anggaran sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan pendidikan di Riau. (*)

