Mohamed Salah Pamit dari Liverpool: Akhir Era Sang Raja Mesir di Anfield

Mohamed Salah Pamit dari Liverpool: Akhir Era Sang Raja Mesir di Anfield

Mohamed Salah di laga Nottingham Forest vs Liverpool, Minggu (22/02/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Beritariau.com - Keputusan besar akhirnya diambil Mohamed Salah. Setelah hampir satu dekade penuh kejayaan, ia memastikan akan meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim 2025/26—menutup salah satu era paling gemilang dalam sejarah klub.

Kabar ini langsung mengguncang Anfield. Bagi para suporter, Salah bukan sekadar pemain bintang, melainkan simbol kebangkitan Liverpool di era modern. Sosok yang menghadirkan harapan di setiap sentuhan, dan keajaiban di hampir setiap pertandingan.

Perpisahan itu disampaikan secara personal melalui video di media sosial. Tanpa banyak formalitas, namun sarat emosi. Sebuah pesan langsung kepada fans yang selama ini menjadi bagian dari perjalanannya.

Keputusan ini terasa mengejutkan. Apalagi sebelumnya ia sempat memperpanjang kontrak. Namun kini, arah kariernya berubah—Salah ingin mencari tantangan baru sebelum menutup kisah sebagai pesepak bola profesional.

Sejak bergabung dari AS Roma pada 2017, Salah menjelma menjadi mesin gol yang nyaris tak tergantikan. Ia mencetak ratusan gol dan mengukir rekor demi rekor, termasuk menjadi salah satu top skor sepanjang masa klub.

Di level tim, kontribusinya tak terbantahkan. Ia membawa Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk UEFA Champions League dan Premier League—trofi yang lama dinanti publik Anfield.

Kini, sorotan beralih ke babak terakhirnya. Sisa musim ini menjadi panggung perpisahan. Kesempatan terakhir bagi Salah untuk memberikan kenangan indah sebelum benar-benar pergi.

Liverpool pun telah menyiapkan momen perpisahan spesial. Sebuah penghormatan layak untuk pemain yang telah mengukir sejarah.

Hingga peluit akhir musim berbunyi, satu hal tetap pasti: Mohamed Salah akan terus berjuang. Karena bagi seorang legenda, cara terbaik untuk pergi adalah dengan meninggalkan jejak yang tak terlupakan. (*)