ICMI dan Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

ICMI dan Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Beritariau.com, Bengkalis - Majelis Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Bengkalis bersama Pemuda ICMI Bengkalis menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Manifesto Ramadan: Meneguhkan Sinergi Cendekiawan sebagai Akselerator Pembangunan Daerah Berbasis Nilai Islam” ini menjadi momentum perdana yang mempertemukan pengurus ICMI dan Pemuda ICMI dalam satu ruang kebersamaan yang sarat dengan refleksi intelektual.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut bertujuan mempererat relasi sosial dan intelektual antara pengurus ICMI periode 2021–2026 dengan Pemuda ICMI periode 2026–2028, sekaligus memperkuat kesinambungan kaderisasi cendekiawan Muslim di Bengkalis.

Ketua Pemuda ICMI Bengkalis, Saddam Dewana, mengatakan kehadiran Pemuda ICMI merupakan wujud kesadaran generasi muda untuk melanjutkan tradisi intelektual dan gerakan sosial yang telah dibangun para senior di ICMI.

“Pemuda ICMI hadir untuk memperkuat sinergi antara generasi senior dan generasi muda sebagai stok kaderisasi strategis organisasi, sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya gagasan konstruktif dari dinamika intelektual kaum muda,” ujarnya.

Saddam juga menceritakan proses terbentuknya Pemuda ICMI Bengkalis yang berawal dari diskusi sederhana di Kedai Kopi Update, Jalan Antara, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025.

Sementara itu, Ketua ICMI Bengkalis, Zulfan Ikhram, menegaskan pentingnya kolaborasi antar generasi dalam tubuh organisasi sebagai kunci keberlanjutan gerakan intelektual.

Menurutnya, ICMI merupakan rumah besar bagi para cendekiawan Muslim yang memiliki tanggung jawab moral dan intelektual dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah.

“Kolaborasi antara ICMI dan Pemuda ICMI sangat penting agar proses regenerasi pemikiran dan gerakan organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ICMI Bengkalis saat ini tengah menjalankan sejumlah program penguatan literasi intelektual, di antaranya dialog intelektual yang disiarkan melalui Radio Republik Indonesia setiap Kamis serta rencana penerbitan buku berisi gagasan dan refleksi pemikiran para pengurus ICMI Bengkalis.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Dewan Pakar ICMI, yakni Haris Riadi dan Jarir. Dalam tausiahnya disampaikan bahwa Ramadan tidak hanya menjadi momentum spiritual individual, tetapi juga ruang refleksi sosial untuk memperkuat solidaritas dan komitmen pengabdian kepada umat dan bangsa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Hidayah, serta ramah tamah dan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun konsolidasi pemikiran, solidaritas organisasi, serta sinergi strategis antara generasi cendekiawan senior dan pemuda dalam mendukung pembangunan daerah. (*)