Pemko Pekanbaru dan UIN Suska Rancang Kerja Sama Strategis untuk RS Pendidikan dan Penanganan Banjir

Pemko Pekanbaru dan UIN Suska Rancang Kerja Sama Strategis untuk RS Pendidikan dan Penanganan Banjir

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Melakukan pertemuan dengan pihak kampus UIN 

Beritariau.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dalam beberapa bidang, khususnya terkait pengembangan fasilitas pendidikan dan pengelolaan lingkungan. 

Fokus utama dari kerja sama ini meliputi pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa, serta program penanganan banjir di sekitar kawasan kampus.

Wali Kota Agung Nugroho menjelaskan, pertemuan dengan pihak UIN Suska pada Sabtu (7/3/2026) telah menghasilkan sejumlah rencana kerja sama yang nantinya akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). 

Salah satu poin penting adalah dukungan Pemko Pekanbaru terhadap pengembangan rumah sakit milik UIN Suska, yang akan menjadi fasilitas praktikum bagi mahasiswa kedokteran. Langkah ini sekaligus mendukung rencana perguruan tinggi tersebut untuk membuka fakultas kedokteran, sehingga kualitas pendidikan medis di Riau dapat meningkat.

Selain bidang pendidikan, kerja sama ini juga menekankan pengendalian banjir di lingkungan kampus dan sekitarnya. Pihak UIN Suska memberikan akses kepada pemerintah kota untuk memanfaatkan sumur resapan serta danau yang ada di area kampus sebagai bagian dari strategi mitigasi banjir. 
Wali Kota Agung Nugroho menambahkan, Pemko berencana membangun saluran drainase tambahan yang akan mengalirkan air ke danau-danau tersebut, sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.

“Kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat ganda: meningkatkan kualitas pendidikan melalui fasilitas rumah sakit yang representatif, sekaligus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir di kawasan sekitar kampus,” ujar Agung.

Rencana kerja sama ini dinilai penting karena tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan integrasi antara akademisi dan pemerintah kota, Pemko Pekanbaru berharap penanganan banjir bisa lebih efektif, sekaligus memberikan pengalaman belajar nyata bagi mahasiswa.

Langkah ini merupakan bagian dari visi Pemko Pekanbaru untuk mendorong pengembangan pendidikan tinggi, memperkuat infrastruktur perkotaan, dan mengantisipasi risiko lingkungan yang berdampak pada warga. Diharapkan, MoU yang akan ditandatangani nantinya bisa menjadi awal kerja sama jangka panjang yang produktif bagi kedua belah pihak. (*)