Jelang Ramadan 1447 H, Puluhan Ribu Pelajar Rokan Hilir Terima Tambahan Bantuan Pendidikan

Jelang Ramadan 1447 H, Puluhan Ribu Pelajar Rokan Hilir Terima Tambahan Bantuan Pendidikan

Beritariau.com, Rohil – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, puluhan ribu pelajar di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mendapatkan tambahan dukungan pendidikan melalui berbagai program bantuan pemerintah yang diperjuangkan Anggota DPR RI Komisi X, Dr. Hj. Karmila Sari.

Bantuan tersebut disalurkan melalui skema Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, serta program revitalisasi sekolah, dengan tujuan memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Hal itu disampaikan Karmila dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (17/2/2026).

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Riau I, Karmila menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan alokasi bantuan pendidikan agar semakin banyak anak-anak di Rokan Hilir yang dapat melanjutkan sekolah tanpa terkendala biaya.

Menurutnya, penambahan kuota bantuan pendidikan bukan sekadar angka administratif, tetapi instrumen strategis untuk memperluas akses, menjaga keberlanjutan pendidikan, dan memperkuat mobilitas sosial generasi muda dari keluarga prasejahtera.

Dalam menjalankan tugasnya di Komisi X DPR RI, Karmila bermitra dengan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Perpustakaan Nasional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Pusat Statistik (BPS). Sinergi tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan intervensi negara terhadap kelompok masyarakat rentan, khususnya di wilayah Rokan Hilir.

Momentum menjelang Ramadan ini diharapkan menjadi titik awal bagi semakin terbukanya kesempatan pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan. Dengan dukungan bantuan tersebut, para pelajar di Rokan Hilir diharapkan dapat terus melanjutkan pendidikan, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan. (*)