Bupati Bengkalis Apresiasi Perangkat Daerah dalam Pengukuran Indeks Inovasi Daerah 2025

Bupati Bengkalis Apresiasi Perangkat Daerah dalam Pengukuran Indeks Inovasi Daerah 2025

Beritariau.com, Bengkalis – Bupati Bengkalis, Kasmarni, melalui Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bengkalis (BRIDA) Fadhlan Fuad Daulay, memberikan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah atas partisipasi aktif dalam Pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 BRIDA Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/2/2026), merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap komitmen perangkat daerah dalam memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan pemerintahan.

Pengukuran IID Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menjadi instrumen penting untuk menilai sekaligus memetakan perkembangan inovasi di daerah.

Dalam sambutannya, Fadhlan menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pengukuran Indeks Inovasi Daerah bukan sekadar penilaian administratif, melainkan instrumen strategis untuk memetakan potensi, mengidentifikasi tantangan, serta memperkuat budaya inovasi di setiap perangkat daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi aktif seluruh perangkat daerah menunjukkan komitmen bersama untuk terus menghadirkan terobosan yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.

Fadhlan juga menyampaikan bahwa proses pengukuran IID Tahun 2025 telah melalui tahapan verifikasi dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk mendorong kolaborasi serta kompetisi sehat antar perangkat daerah maupun antar daerah.

Acara tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah atau perwakilannya, serta jajaran BRIDA Kabupaten Bengkalis. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat riset dan inovasi sebagai bagian dari percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)