Genjot PAD, DPMPTSP Riau Kumpulkan Investor Nasional

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengumpulkan investor nasional dalam sebuah workshop investasi.
Kepala DPMPTSP Riau, Vera Angelita OK, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Salah satu kebijakan yang ditekankan yakni mewajibkan investor yang menanamkan modal di Riau untuk menempatkan dana investasinya di Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Plt Gubernur, investor yang berinvestasi di Riau diwajibkan menempatkan dananya di BRK Syariah. Untuk itu, kami akan mengumpulkan pengusaha nasional dalam sebuah workshop,” ujar Vera, Kamis (12/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPMPTSP akan memfasilitasi proses perizinan investasi, sementara pihak BRK Syariah akan memaparkan berbagai fasilitas layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan investor. Langkah ini diharapkan mampu mendorong perputaran dana investasi di bank daerah sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Selain itu, DPMPTSP Riau tengah menyusun rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal. Dalam regulasi tersebut nantinya akan diatur kewajiban investor untuk membuka rekening di BRK Syariah sebagai bagian dari komitmen investasi di Riau.
Vera menambahkan, workshop direncanakan berlangsung pekan depan dengan mengundang investor nasional pada tahap awal. Ke depan, tidak menutup kemungkinan investor asing juga akan dilibatkan.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat peran bank pembangunan daerah.
“Saya sudah minta agar semua investor yang masuk ke Riau wajib menyimpan anggaran dan dananya di BRK Syariah,” tegasnya.
Menurutnya, perputaran dana investasi melalui bank daerah akan mendorong BRK Syariah tumbuh lebih sehat, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat Riau. (*)

