Dibangun di Atas Tanah Wakaf, Ponpes Nahdlatul Wathan Riau Diharapkan Beri Manfaat Luas bagi Masyara

Dibangun di Atas Tanah Wakaf, Ponpes Nahdlatul Wathan Riau Diharapkan Beri Manfaat Luas bagi Masyara

Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan Riau

Beritariau.com, Kampar – Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan Riau resmi dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Jalan Pandau Permai, Selasa (10/2/2026). Pembangunan lembaga pendidikan keagamaan ini berdiri di atas tanah wakaf warga sebagai bentuk amal jariyah demi kemaslahatan umat.

Prosesi peletakan batu pertama tersebut disaksikan Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Pemerintah Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Jenri menyampaikan bahwa keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan dan pencetak generasi berakhlak mulia, tetapi juga sebagai lembaga yang membentuk karakter kemandirian, kedisiplinan, serta kemampuan membangun kehidupan bermasyarakat yang beradab.

“Pesantren diharapkan mampu mencetak generasi yang tafaqquh fiddin, berkarakter kuat, dan menjadi mitra sosial pemerintah daerah dalam membangun masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dimulainya pembangunan fisik Ponpes Nahdlatul Wathan Riau merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun sumber daya manusia dan peradaban melalui jalur pendidikan keagamaan yang berakar pada nilai, akhlak, dan adab.

“Semoga Ponpes Nahdlatul Wathan Riau dapat memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau,” harapnya.

Lebih lanjut, Jenri menyebut pembangunan pesantren ini juga menjadi wujud kontribusi masyarakat dalam memperluas akses pendidikan keagamaan serta memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pembinaan generasi muda. Ia mengapresiasi warga yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan ponpes tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah dengan ikhlas mewakafkan tanahnya. Semoga pahala jariyah terus mengalir,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Jenri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Ponpes Nahdlatul Wathan Riau, mulai dari pengurus, donatur, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen yang terlibat.

“Pembangunan pesantren merupakan inisiatif masyarakat yang patut diapresiasi, selama dikelola dengan baik, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)