Dituding Jual Manohara Demi Apartemen, Ibunda Tegaskan Tinggal di Kosan

Manohara Odelia Pinot
Beritariau.com, Jakarta – Ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina, membantah tudingan putrinya yang sempat menyebut Daisy “menjual Manohara demi mendapatkan satu unit apartemen.” Pernyataan itu muncul setelah Manohara mengungkapkan sejumlah hal yang menyudutkan sang ibunda.
Dalam klarifikasinya melalui kanal YouTube LastMinuteId, Rabu (4/2/2026), Daisy menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya tidak memiliki apartemen. Ia juga menjelaskan bahwa tudingan yang menyebut dirinya tinggal di apartemen adalah tidak benar.
“Saya tinggal di Jalan Anggrek Cendrawasih, di kos-kosan bulanan. Rumah itu kita sewa per bulan,” ujarnya. Daisy menambahkan bahwa tudingan tersebut membuatnya bingung, apalagi sebagian besar komentar datang dari orang yang tidak mengenal dirinya maupun keluarganya.
Ia menekankan bahwa kejadian yang dibahas oleh Manohara sudah terjadi puluhan tahun lalu. “Saya tidak tahu dari mana isu ini kembali viral. Mostly yang berbicara itu orang yang tidak kenal saya, dan saya pun tidak kenal mereka,” kata Daisy.
Terkait tudingan pernah mendatangi dukun untuk tujuan tertentu, Daisy menjelaskan bahwa yang ia lakukan hanyalah menemui sejumlah kyai, dengan tujuan meminta perlindungan dan keselamatan diri. “Saat itu memang saya pernah mendatangi beberapa kyai, karena saya takut. Tujuannya ya untuk kedamaian dan keselamatan. Nabi pun dulu pernah menghadapi hal semacam ini, jadi kami mencari perlindungan,” jelasnya. Daisy menegaskan, praktik tersebut hanya terjadi 20 tahun lalu dan ia tidak pernah lagi melakukan hal serupa.
Daisy juga mengungkapkan kapan terakhir berkomunikasi dengan Manohara. Meski komunikasi terakhir terjadi sekitar setahun yang lalu, ia tetap mendoakan sang putri. “Yang penting saya pantau saja, tapi Manohara itu setiap hari selalu ada dalam doa saya,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, Daisy juga menantang pihak yang menuduhnya memiliki apartemen untuk membuktikannya secara konkret, termasuk menunjukkan dokumen kepemilikan. “Jangankan apartemen, motor saja kita bisa cek pemiliknya melalui BPKB. Jadi jika saya mau punya apartemen, tolong dibuktikan di mana,” tegasnya.
Isu ini kembali muncul meski kejadian yang menjadi dasar tudingan terjadi puluhan tahun silam. Daisy berharap publik memahami klarifikasinya dan tidak mudah percaya pada tudingan yang tidak berdasar. (*)

