Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Riau 

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Riau 

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Riau 


UMKM Riau Meriahkan Bazar HUT ke-26 DWP Provinsi Riau dengan Produk Kreatif dan Kuliner Khas Melayu

Beritariau.com, Pekanbaru — Beragam produk unggulan UMKM Riau memeriahkan bazar pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (8/11/2025). Tas batik bercorak budaya Melayu menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran tersebut.

Sebagaimana setiap pelaksanaan acara besar, bazar UMKM kembali menjadi magnet bagi para pengunjung. Stan-stan yang hadir menampilkan kerajinan bernuansa Riau, mulai dari tas batik, aksesori, hingga berbagai produk kreatif lainnya.

Salah satu pengrajin asal Pekanbaru, Riri, membawa produk unggulannya bertajuk Tas Batik Riau Lawoo, yang telah dikembangkan selama hampir tiga tahun. Ia menampilkan berbagai pilihan tas, termasuk tas belanja ramah lingkungan, tas resmi, tote bag, pouch, serta produk pendukung lainnya seperti kotak tisu, kipas, hingga madu hutan khas Riau.

“Corak tas kami mengangkat ikon daerah seperti Taman Nasional Tesso Nilo, Ombak Bono, Lancang Kuning, dan motif pengantin Melayu,” ujar Riri. Harga produk yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp15 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Tas Batik Riau Lawoo kini semakin diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga lansia.

Tidak hanya kerajinan, pengunjung juga disuguhkan aneka kuliner khas Riau. Tika, salah satu pelaku UMKM kuliner, turut memamerkan produk seperti brownies, pisang keju, pisang krospi, ikan salai, serta menu favoritnya, sambal tanak Melayu.

“Alhamdulillah, kami diberi kesempatan menampilkan produk di bazar ini,” ujarnya. Sambal tanak Melayu yang ia tawarkan dibanderol Rp30 ribu per 150 ml, sementara produk lainnya berkisar mulai dari Rp15 ribu.

Tika berharap UMKM Riau terus berkembang, mampu berinovasi, dan siap bersaing hingga ke pasar global. Ia optimistis kreativitas pelaku usaha lokal dapat menjadi kebanggaan daerah. (*)