BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai Bayarkan Klaim Rp215 Miliar di Sepanjang 2024

Beritariau.com, Dumai – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai mencatat total klaim jaminan sosial ketenagakerjaan sepanjang tahun 2024 mencapai Rp215 miliar.
Jumlah ini mencerminkan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan bagi para pekerja di berbagai sektor, baik penerima upah (PU), bukan penerima upah (BPU), pekerja migran Indonesia (PMI), maupun tenaga kerja di sektor jasa konstruksi (Jakon).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dumai, Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa klaim yang dibayarkan sepanjang tahun 2024 terdiri dari berbagai program, dengan dominasi pada Jaminan Hari Tua (JHT) yang mencapai Rp175 miliar.
"Selain itu, pembayaran klaim untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) mencapai Rp9 miliar, Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp20,3 miliar, Jaminan Pensiun (JP) Rp8,3 miliar, serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) Rp221 juta," ungkapnya Jumat (10/1/2025).
Tidak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan beasiswa sebesar Rp2,3 miliar bagi ahli waris peserta yang masih memiliki anak usia sekolah.
Besarnya nilai klaim yang dibayarkan menegaskan pentingnya kepesertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Untuk meningkatkan pelayanan bagi peserta, BPJS Ketenagakerjaan terus mengembangkan layanan digital.
Salah satunya melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang memungkinkan peserta melakukan klaim JHT dengan saldo di bawah Rp10 juta secara langsung dalam satu hari. Sementara itu, bagi peserta dengan saldo di atas Rp10 juta, dapat mengajukan klaim melalui Lapak Asik yang tersedia di situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Namun, meskipun manfaat program ini telah dirasakan oleh banyak pekerja, masih terdapat tantangan dalam meningkatkan kepesertaan.
Iwan Kurniawan menyebut bahwa masih banyak pekerja sektor informal yang belum mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Selain itu, beberapa perusahaan di sektor formal juga belum mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, asosiasi pekerja, perusahaan, serta kelompok masyarakat guna memperluas cakupan kepesertaan.
"Kolaborasi yang kuat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya perlindungan sosial serta memberikan jaminan keamanan bagi mereka dan keluarganya di masa depan," ujarnya.
Dengan komitmen yang kuat, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai akan terus meningkatkan pelayanan dan memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan hak perlindungan yang optimal. (*)

