BPJS Ketenagakerjaan Rayakan HUT ke-47, Jumlah Peserta Aktif Tembus 43,5 Juta

BPJS Ketenagakerjaan Rayakan HUT ke-47, Jumlah Peserta Aktif Tembus 43,5 Juta

Dok. BPJS Ketenagakerjaan

Beritariau.com, Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memperingati hari jadinya yang ke-47 dengan berbagai pencapaian signifikan. Bertepatan dengan satu dekade transformasi sejak 2014, lembaga ini terus menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan sosial bagi pekerja Indonesia.  

Hingga akhir 2024, jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan mencapai 43,5 juta, terdiri dari 27,7 juta pekerja Penerima Upah (PU), 9,5 juta pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), serta 6 juta pekerja di sektor Jasa Konstruksi dan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Angka ini meningkat pesat dibandingkan awal transformasi pada 2014 yang hanya mencatatkan 16,8 juta peserta aktif.  

“Peningkatan jumlah peserta ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan program perlindungan yang kami tawarkan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kesejahteraan pekerja di Indonesia,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.  

Pencapaian ini merupakan hasil dari berbagai program inovatif yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk perluasan cakupan kepesertaan di berbagai sektor pekerjaan dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan sosial.  

Sebagai lembaga yang berfokus pada perlindungan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan juga terus meningkatkan pelayanan dan manfaat, sejalan dengan tema besar perayaan tahun ini: “47 Tahun Melindungi dan Menyejahterakan Pekerja Indonesia”.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri, Alwani Fitra Jaya mengatakan pihaknya berencana untuk terus memperkuat program edukasi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta memperluas akses bagi pekerja di sektor informal.  

"Dengan pencapaian ini, BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam perlindungan sosial pekerja dan mendorong kesejahteraan tenaga kerja Indonesia," ungkapnya. (*)