BPJamsostek dan PNM Kolaborasi Melindungi Pelaku UMKM di Kota Pekanbaru

BPJamsostek dan PNM Kolaborasi Melindungi Pelaku UMKM di Kota Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Pekanbaru Panam menjalin kolaborasi yang erat dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Kolaborasi ini diresmikan dalam acara sosialisasi program perlindungan yang diselenggarakan pada Selasa (26/3/2024).

Kepala BPJamsostek Pekanbaru, Anwar Hidayat, memaparkan tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi UMKM. Anwar menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya bersama antara BPJamsostek dan PNM untuk memberikan perlindungan yang lebih baik kepada pekerja UMKM, terutama dalam hal program jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKm), hingga jaminan hari tua (JHT).

"Kami sangat berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi UMKM dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi dengan PNM ini diharapkan dapat memperluas cakupan perlindungan bagi seluruh pekerja UMKM di Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Selain itu, Anwar juga menekankan pentingnya sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh para pemilik UMKM, perwakilan PNM, dan berbagai pihak terkait lainnya. Mereka memberikan respons positif terhadap program perlindungan jaminan sosial ini dan menyambut baik kerjasama antara BPJamsostek dan PNM dalam mendukung UMKM di Kota Pekanbaru.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan UMKM di Kota Pekanbaru dapat merasakan manfaat langsung dari program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas para pekerjanya. 

BPJamsostek dan PNM akan terus berupaya untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. (*)