Gelar Rapat Koordinasi, Saut Sihaloho Singgung Mantan Pengurus Jangan Buat Kegaduhan

Gelar Rapat Koordinasi, Saut Sihaloho Singgung Mantan Pengurus Jangan Buat Kegaduhan

Organisasi FSPTI saat gelar konferensi pers

Beritariau.com, Pekanbaru - Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Provinsi Riau menegaskan untuk tidak menanggapi oknum yang mengaku sebagai pengurus FSPTI yang baru-baru ini.

Hal itu diungkapkan Saut Sihaloho Ketua FSPTI Provinsi Riau saat gelar acara rapat konsolidasi rapat koordinasi DPC dan PUK Sekota Pekanbaru dikantor FSPTI Provinsi Jl. Teuku Umar, Kec,Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru.

Saut Sihaloho Ketua FSPTI Provinsi Riau, dalam keterangannya, ia turut prihatin ada pengurus yang mengaku tergabung organisasi namun memecah belah hanya tujuan kepentingannya. Padahal sebelumnya sudah dilakukan pemberhentian sesuai SK yang berlaku terhadap oknum itu.

"demikian juga ya oknum oknum yang tidak dapat menerima keputusan ini masih membuat lagi gerakan-gerakan seakan-akan ada munaslub tandingan," katanya, Senin (15/5/2023).

Lanjut Saut oknum yang mengaku organisasi ini tidak lagi menjabat bahkan membuat kegaduhan dimedia sosial baru-baru ini dan mengklaim pihaknya merupakan pengurus resmi.

Menurut Saut, Serikat buruh yang ia pimpin ini secara konstitusi sudah di jalankan kepada pemimpin-pemimpin agar melakukan konstitusi organisasi untuk tidak menimbulkan kericuhan kekacauan di tiap daerahnya.

Pengurus yang diyakininya itu saat ini terlibat organisasi dan pengurus resmi yakni Beteng Pasaribu ketua DPC Kota Pekanbaru, Seketris Chandra, Ketua unit prah Kota Pekanbaru Nedi Klene. 

"Diluar itu jangan lagi mengaku-ngaku sebagai pengurus yang dapat dapat menimbulkan kegaduhan, padahal secara konstitusi tidak anggota lagi. Ia tidak berhak lagi mengatasnamakan pengurus maupun anggota daripada FSPTI," tegas Saut.

Adapun program selanjutnya pihaknya akan memberikan paparan dan arahan ke seluruh jajaran organisasi secara mekanisme dan konsolidasi organisasi sehingga anggota pengurus tidak terpengaruh dengan sensasi-sensasi baik itu lisan baik itu melalui media yang mengaku-ngaku sebagai pengurus baru-baru ini.

Disinggung tentang tindakan hukum apa yang akan dilakukan terhadap oknum membuat kegaduhan pengurus diluar FSPTI, Saut mengaku pihaknya akan mengambil langkah ke jalur hukum ke depannya. (*)