Warga Bukit Horas Sebut Sumur Bor untuk Masyarakat Berbulan-Bulan Belum Selesai

Warga Bukit Horas Sebut Sumur Bor untuk Masyarakat Berbulan-Bulan Belum Selesai

Tidak terdapat papan informasi yang memuat jenis kegiatan, nomor kontrak, waktu pelaksanaan dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan dilokasi proyek./Istimewa

Beritariau.com, Pangkalan Kuras - Masyarakat Dusun IV Tapui Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan mengaku tak sabar untuk menikmati fasilitas sumur bor di wilayahnya.

Pembangunan itu merupakan program kebutuhan air bersih pemerintahan Desa Bukit Kesuma di wilayah RT 03 RW 08 Dusun Bukit Horas (Dusun IV Tapui Indah).

"Sumur bor untuk masyarakat Bukit Horas sudah berbulan-bulan belum selesai, entah di mana penyebabnya, padahal masyarakat sudah lama menantikan kehadiran pemakaian sumur bor tersebut," ungkap salah satu masyarakat yang tidak ingin namanya disebutkan, Jumat, (04/03/2023).

Padahal pembangunan itu sudah hampir rampung, namun terhenti sejak akhir Desember 2022 lalu.

Masyarakat beralasan sulitnya mendapatkan pasokan air bersih dan berharap agar sumur bor di wilayahnya itu rampung sepenuhnya.

Diketahui, berdasarkan pantauan, diduga tidak memuat adanya papan informasi di sekitar seperti pada butir nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Kepala Desa melalui Kasi Kesra Desa Bukit Kesuma menyebutkan, pengerjaan bangunan hampir selesai dan akan dilanjutkan dalam waktu dekat.

"Kendalanya kemaren di tukangnya yang kami berhentikan, karena dia mengerjakan tidak sesuai yang kami suruh," Jelasnya, saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsaapnya, Sabtu (04/03/2022).

Ditambahkannya lagi, makanya pihaknya akan ganti tukang, dan untuk sumurnya sampai saat ini masih dipergunakan oleh masyarakat, hanya gedungnya saja yang belum selesai, tetap di kerja kan dalam minggu ini.

"Papan informasi masih dipercetakan," pungkasnya. (*)