Kejati Riau Gelar Kegiatan Rutin Pembinaan Rohani Bagi Pegawai yang Beragama Kristen

Kejati Riau Gelar Kegiatan Rutin Pembinaan Rohani Bagi Pegawai yang Beragama Kristen

Beritariau.com, Pekanbaru - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggelar kegiatanRutin Pembinaan Rohani Kristen yang dilaksanakan oleh Persekutuan Doa Ora et Labora bagi seluruh pegawai yang beragama Kristen Protestan dan Kristen Katolik di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Jumat (7/10/2022). 

Kegiatan Persekutuan Doa Ora et Labora ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 Gedung Kejati Riau dengan menghadirkan Pdt. Victor Silalahi, STh, MM yang memberikan siraman rohani dengan membacakan Alkitab 1 Timotius 6:10.

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka," sebut Pdt Victor membacakan ayat Alkitab. 

"Dan juga mengingatkan bahwa banyak orang-orang yang melakukan ini pada akhirnya mengingkari imannya dan jatuh kedalam bermacam-macam penderitaan dan sengsara, janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu," sambungannya

"Karena Allah telah berfirman: 'Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau'. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: 'Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut'," kata Pdt Victor. 

Dalam ceramahnya, Pdt Victor menguraikan permasalahan hidup yang ditimbulkan antara cinta dan uang yaitu U = Unfaithful (ketidakpercayaan) 
Cinta akan uang membuat org menjadi tidak setia, A=  Arrogant ( Kesombongan) Cinta akan uang membuat org menjadi sombong dan selalu melihat ke atas dan tidak pernah melihat ke bawah. 

"N = Needs ( Kebutuhan )
Kebutuhan yg meningkat dan disertai dengan keinginan keinginan yg konsumtif juga membuat org memburu uang dengan segala cara sehingga org rela melakukan hal2 jahat sekalipun seperti korupsi, mencuri, memanipulasi,     G = Gods (Ketuhanan/mendewakan) Cinta akan uang membuat orang2 mendewakan uang atau menjadikan uang sebagai Tuhan mereka," tutur Pdt Victor. 

Dengan dilaksanakan Kegiatan Rutin Pembinaan Rohani Kristen ini diharapkan pegawai yang beragama Kristen Protestan dan Kristen Katolik di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Negeri Pekanbaru dapat meningkatkan keimanan agar terhindar dari kemalangan maupun perbuatan tercela. (*)