Ironi Daerah Penghasil Kelapa Sawit
Di Riau, Minyak Goreng Masih Langka dan Mahal

MINYAK GORENG KEMASAN - Salah Satu Minyak Goreng Kemasan Takaran 2 Liter Yang Dijual Seharga Rp49 Ribu di Salah Satu Toko Ritel di Rumbai Pekanbaru | Beritariau.com | Jacob
Beritariau.com, Pekanbaru - Sejak Harga Eceran Tertinggi di cabut (HET), harga minyak goreng melambung tinggi. Bahkan, masyarakat masih kesulitan dalam mendapatkan minyak goreng.
Bahkan, di Provinsi Riau sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia, harga minyak goreng masih meroket tajam baik di toko ritel, eceran maupun di pasar tradisional. Mendapatkannya pun cukup sulit karena masih langka.
Data yang dirangkum Beritariau.com di berbagai ousat belanja, dari 9 dari 10 Toko Retail di Indomaret dan Alfamart yang didatangi, bahkan swalayan di Pekanbaru, stok minyak goreng masih terbatas. Harganya pun mencapai R 28.000 per liter untuk jenis Merk Fortune dan Rp 49.950 per 2 liter untuk Merk SunCo.
Bahkan di Pasar Bawah, Pasar Rumbai, juga mengalami ke kosongan. Salah satu penjual juga mengaku mengeluh akibat sulitnya minyak untuk di dapat.
"Sudah 3 hari kosong. Harga terakhir minyak goreng curah Rp22.000 per liter. Saat ini, untuk mengambil minyak goreng pun harus menunjukkan NPWP," ujar Yati, Pemilik Toko Pasar Rumbai, Senin (21/03/22) siang.
Namun, ada juga yang menjual dengan harga standar. Salah satu Toko Eceran di Pasar Kodim menjual Rp16.000 per kilo untuk minyak goreng curah.
"Kita jual kilo Rp16.000 per liter untuk curah. Ini pun baru datang. Kemaren-kemaren kosong," terang Afdal salah satu pemilik Toko Eceran di Pasar Kodim.
Sementara merk minyak goreng yang banyak beredar di pasaran saat ini antara lain ; Merk Fortune seharga Rp 48.000 per 2 liter, Nitra Rp48.000 per 2 liter dan Cimol Rp25.000 per liter.
Langka dan naiknya harga minyak goreng membuat masyarakat dan para pedagang usaha kecil kesulitan.
Beberapa pedagang makanan dan minuman di sekitar Rumbai mengaku mendapat minyak dari penyuplai dengan harga Rp18.000 per lliter untuk curah. Dan sebagian membeli di Toko Ritel.
"Kadang saya beli di Swalayan Rp 49.000 per 2 liter yang ber merk. Untuk curah, gak semua penyuplai mau memberi," tutup Rina salah satu pemilik pedagang. (*)

