Missiniaki Tommi Mengaku Dicurangi SC/OC RAC Khusus IKADIN Pekanbaru

Beritasatu.com, Pekanbaru – Missiniaki Tommi, SH mengaku dicurangi Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Rapat Anggota Cabang (RAC) Khusus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Pekanbaru.
Hal itu diungkapkannya kepada wartawan, kemarin (21/3/2022) malam. Menurut dia bentuk kecurangan yang terorganisir, terstruktur dan massif.
‘’Intinya, RAC Khusus itu penuh dengan kecurangan. Itu dilakukan OC dan SC-nya. OC dan SC ini berkolaborasi untuk memenangkan salah satu calon ketua,’’ ungkapnya.
Kecurangan itu di antaranya; dalam proses registrasi anggota. Awalnya sudah ditutup jumlah peserta 87 orang. Tetapi diam diam, OC membuka pendaftaran lagi di saat Isoma (Istirahat, Solat dan Makan) dan masuk lah 13 orang peserta baru yang diduga menjadi kunci kemenangan Iwat Endri.
Dugaan ini dibenarkan Ketua Tim Pemenangan Missiniaki Tommi, SH, Zulkifli, SH. Ditegaskannya, surat pengaduan sudah dikirim kepada DPP IKADIN, Dewan Kehormatan serta Dewan Wilayah IKADIN Sumbar-Riau.
Selain soal registrasi peserta RAC Khusus, tambah Zulkifli, SC dan OC seharusnya menunjuk dan membuka rapat terlebih dahulu. Karena awalnya di surat suara terdapat 4 (empat) calon ketua. Uniknya, sekitar 10 menit pemilihan ketua akan dimulai, tiba tiba 2 (dua) calon mengundurkan diri dan menyatakan dukungan kepada Iwat Endri.
‘’SC juga diduga telah melakukan rekayasa pada pelaksanaan RAC Khusus DPC Ikadin Kota Pekanbaru, mulai dari peserta yang memiliki hak suara atau tidak, mengokomondir usulan serta mengusir seorang peserta ruang sidang dengan alasan dia dari OA (Organisasi Advokat, Red) lain tanpa didasari bukti. Korban pengusiran ini pun sudah membuat laporan ke Polda Riau,’’ terangnya seraya mengatakan masih banyak kecurangan lainnya.
Zulkifli berharap DPP IKADIN dan Dewan Kehormatan untuk menanggapi pengaduan mereka dan dilakukan pemilihan ulang.
“Kami siap untuk memberikan bukti dan saksi terkait pengaduan ini,” tutupnya. *

