Sukseskan Proses Belajar Tatap Muka
Mabes Polri, Cipayung Plus dan Umri Gelar Vaksinasi Merdeka Serta Pembagian Beras
Panitia menyerahkan bantuan beras kepada warga yang membutuhkan.
Beritariau.com, Pekanbaru - Mabes Polri gencar melakukan gerakan Vaksinasi, termasuk di Provinsi Riau, dalam rangka percepatan pencapaian Herd Immunity. Kegiatan digelar selama dua hari yakni pada Rabu dan Kamis, 22-23 September 2021 ini, berkolaborasi dengan organisasi Cipayung Plus Riau yaitu GMKI, IMM, HMI, PMII, GMNI, PMKRI, KAMMI juga Pemuda Muhammadiyah Riau.
Pelaksanaan dipusatkan di Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri). Panitia menyiapkan 4000 dosis yang disambut antusias para mahasiswa Umri dan milleneal di Pekanbaru hingga masyarakat umum.
Hermanto Romora selaku Korlap yang ditunjuk Mabes Polri untuk kegiatan ini mengatakan, pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Riau ini sebagai bentuk keseriusan Mabes Polri menyukseskan percepatan pembentukan Herd Immunity di seluruh penjuru tanah air.
"Untuk itu Mabes Polri berkolaborasi dengan organisasi Cipayung Plus Riau dan Pemuda Muhammadiyah Riau. Dengan mengajak mahasiswa, milleneal dan masyarakat umum mengikuti Vaksinasi ini," kata Hermanto.
Hermanto mengaku bersyukur, karena selain sukses melakukan gerakan vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Riau. Pihaknya juga turut menyalurkan bantuan beras dari Mabes Polri kepada peserta vaksinasi dan masyarakat umum sebanyak 1500 karung beras.
"Hal ini bukti bentuk kepekaan Mabes Polri terhadap kesulitan masyarakat dalam menghadapi masa pandemi. Diharapkan tentunya menambah keyakinan masyarakat bahwa institusi Polri berada di pihak rakyat," ungkap Hermanto menyampaikan respon masyarakat usai vaksin dan menerima bantuan beras.
Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr H Mubarak, MSi, mengatakan gerakan vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Riau salah satu upaya percepatan pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka. Sebagai bentuk nyata bahwa kampus sebagai salah satu garda terdepan untuk membantu pemerintah menyukseskan Vaksinasi di seluruh Indonesia.
"Universitas Muhammadiyah Riau selalu terbuka untuk mendukung percepatan vaksinasi termasuk untuk vaksinasi Merdeka hari ini, saya secara khusus berterimakasih kepada Mabes Polri. Karena mempercayakan Cipayung Plus Riau dan Universitas Muhammadiyah Riau serta Pemuda Muhammadiyah Riau untuk menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini," kata Mubarak.
Kedepannya, Mubarak, mengatakan, selanjutnya pihaknya akan lebih siap lagi berkolaborasi dalam program-program lain.
Jayus SSos MIKom, Ketua Panitia Pelaksana internal kampus mengatakan, secara umum kegiatan ini berjalan sukses. Meskipun demikian, pihaknya menginventarisir masalah diantaranya adalah banyak peserta yang gagal vaksin dikarenakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum terdaftar online.
Jayus berharap untuk percepatan vaksinasi, kedepannya akan ada sosialisasi dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini.
"Kegiatan kita berjalan lancar dan sukses. Yang saya catat evalusi untuk kegiatan ini adalah banyak NIK peserta yang belum tercatat secara online, sehingga gagal untuk divaksin. Saya berharap ada sosialisasi yang massif terkait masalah NIK dari pemerintah," ujar Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau ini.***

