Ini Penjelasan BMKG Puting Beliung Di Laut Dumai

Penulis : user | Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:52 WIB

Puting beliung Dumai

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan bahwa puting beliung yang terjadi di peraian Kota Dumai, Provinsi Riau merupakan fenomena alam dan kejadian normal sehingga tidak perlu di khawatirkan.  


"Itu sih normal dalam masa-masa peralihan musim kemarau ke musing penghujan," kata Staf Analisa BMKG Stasiun Pekanbaru, Bibin Yulianto di Pekanbaru, Selasa (16/10/2018).

Angin puting beliung terjadi di perairan Dumai dan Rupat, Bengkalis. Kejadian itu terekam kamera masyarakat dan saat ini viral di media sosial. 

Menurut Bibin, puting beliung tersebut terjadi pada Senin kemarin (15/10) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Menurut dia, fenomena alam itu juga terjadi di beberapa wilayah lainnya di Indonesia. Puting beliung yang terjadi di laut, atau dalam istilah BMKG disebut "water spot" itu terjadi akibat perbedaan suhu udara antara daratan dengan lautan. 

"Pada saat sore itu suhunya (di laut) lebih rendah dibanding massa udara lainnya. Jadi ada penumpukan massa udara di daerah tersebut," ujarnya. 

Selain itu, dia juga menjelaskan pada saat kejadian di laut Dumai tempat terjadinya puting beliung sedang terjadi cuaca ekstrim. Meski, menurut dia puting beliung tidak terjadi dalam waktu lama dan berakhir dalam hitungan beberapa menit. 

"Hari itu saja, itu skala waktunya 'ngga' lama cuma 2 menit," paparnya. 

Kejadian angin puting beliung terjadi di laut Dumai dan menjadi perbincangan masyarakat Riau. Video-video amatir yang merekam kejadian itu bertebaran di media sosial, terutama Facebook dan grup aplikasi Whastapp. 

Bagi masyarakat Kota Dumai, kejadian itu merupakan kejadian langka dan baru kali ini terekam kamera sehingga kejadian tersebut dianggap sesuatu yang mengkhawatirkan. 

Puting beliung yang terjadi di laut sebelumnya juga pernah terjadi di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Oktober 2017 silam. Setahun sebelumnya juga sempat terjadi di Selat Bali. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :