Kerahkan 2 SST Brimob di Daerah Rawan Konflik

Polda Riau : Pilih Calon dengan Tertib, Hal yang Meresahkan, Segera Lapor

Penulis : admin | Minggu, 06 Juli 2014 - 22:37 WIB

Seorang Personil Polisi Mengawal TPS Saat Pemili | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Jelang Pemilihan Presiden 2014, Polda Riau siagakan 2 Satuan Setingkat Pleton (SST) anggota Brigadir Mobil Daerah (Brimobda) Riau khusus di 5 desa yang menjadi rebutan antara Pemkab Kampar dan Pemkab Rokan Hulu (Rohul) dan juga di Sinaboi, Rokan Hilir (Rohil).

Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono usai melaksanakan apel pelepasan pengamanan presiden, kepada wartawan Minggu (06/07/2014) mengatakan, 2 SST anggota Brimob tersebut akan disiagakan tidak jauh dari titik yang dianggap rawan.

Selain menempatkan anggota Brimob, di daerah tersebut juga disiagakan 2 anggota Polisi pada setiap 1 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan dibantu oleh petugas Lingkungan Masyarakat (Linmas).

"1 TPS dijaga 2 anggota Polisi itu kita sebut daerah rawan II, sebab dalam pengamanan TPS pada hari pencoblosan kita bagi dalam tiga katagori atau kita sebut dengan Pola keamanan berjenjang," ujar Condro.

Polanya adalah daerah aman, rawan I dan rawan II. Untuk daerah aman, 6 TPS akan dikawal 2 anggota Polisi dibantu Linmas. Sedangkan daerah Rawan I, akan ditempatkan 2 anggota Polisi mengawal 3 TPS dibantu Linmas.

"Terapan ini kita lakukan, dalam upaya memaksimalkan jumlah personil disetiap Polres dan Polsek yang masih terbatas, jika dibandingkan dengan jumlah TPS yang ada saat ini sebanyak 12.166 TPS," kata Condro.

Untuk melancarkan itu semua, kata Condro, Polda Riau sudah mempersiapkan personil, yang siap memberi pengamanan agar tidak terjadi keributan dan aksi anarkis masa.

"Jika terjadi keributan anggota yang sudah kita siapkan yakni 1 regu di Polsek, 1 Pleton pasukan Brimob Polres, dan 1 pleton Dalmas langsung diturunkan. Jika masih kurang 1 Kompi Brimobda yang disiagakan di masing-masing Polres juga dikerahkan," ungkap Condro.

Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai antisipasi terkait ancaman gangguan keamanan yang dimungkinkan terjadi pada saat berlangsungnya pemungutan suara nanti.

"Selain menerjunkan anggota untuk pengamanan keseluruh kabupaten/kota, kita juga sudah siapkan personil Polri lainnya yakni kekuatan cadangan dan ini kita turunkan kalau memang dibutuhkan," ujar Guntur.

Guntur mengimbau kepada masyarakat agar dapat bersama-sama saling bertoleransi untuk menjaga keamanan dan tidak memancing tindakan provokasi. "Pilihlah calonnya, dan tetap bersikap tertib, jika ada hal-hal yang dianggap meresahkan, segera laporkan kepada kepolisian," pungkas Guntur. [pan]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :