9 Komplotan Pria Ditangkap Aniaya Pelanggan PSK

Tangkapan rekaman CCTV pengeroyokan.

Beritariau.com, Pekanbaru - Polsek Tampan menangkap 9 pria yang masih muda, atas perkara pengeroyokan DW (28) yang membatalkan jasa menggunakan Pekerja Seks Komersial (PSK), yang terjadi di Hotel Parma, Jalan SM Amin, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru.

Kapolsek Tampan, AKP Komang Aswatama, Rabu (24/11/2021) mengatakan, para pelaku ditangkap setelah pihaknya menerima laporan penganiayaan DW.

“Setelah mendapat laporan, tim Opsnal langsung melakukan pencarian dan menangkap 9 pelaku,” kata Kapolsek.

Kronologisnya, awalnya DW yang memesan jasa pekerja sek komersil (PSK), Senin (15/11/2021) dinihari. Tiba-tiba membatalkan niatnya, karena setelah bertemu kecewa dengan wajah cewek yang datang dan tidak mau membayar saat keduanya bertemu di kamar. 

"Pelapor membatalkan niatnya menggunakan PSK yang dipesan, karena wajah cewek yang dipesan tidak sesuai dengan foto yang diterima dikirim melalui handphonenya," jelas Kapolsek. 

Karena menolak membayar, kemudian W (PSK,red) memanggil 9 pelaku dan datang ke lokasi dan melakukan pengeroyokan dan memeras DW.

“Jadi korban dikeroyok dan mengakibatkan mengalami luka di sekujur tubuh dan luka berat di kepalanya,” kata Kapolsek.

Menurut laporan korban dan saksi, DW dapat selamat setelah meminta bantuan sekuriti Bank di lokasi. Kemudian, para pelaku langsung melarikan diri membawa Hp dan dompet korban.

“Saat mengamankan 9 pelaku, turut disita senjata yang digunakan menganiaya berupa samurai, parang, kapak, tongkat baseball. Dan barang bukti ini digunakan para pelaku menganiaya korban lainnya,” ujar Kapolsek.

Selain barang bukti yang dilakukan melakukan penganiayaan, polisi juga turut mengamankan rekaman kamera CCTV yang merekam aksi pengeroyokan.

“Atas perbuatannya para pelaku pengeroyokan, kita jerat Pasal 170 KUHP,” pungkas Kapolsek.***