Polda Riau Gerebek Markas Judi Online di Pekanbaru

Kabid Humas memimpin ekspos 59 pelaku judi online.

Beritariau.com, Pekanbaru - Sebanyak 59 pria dan wanita digerebek Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, melakukan praktek judi online di Komplek Citywalk Jalan Pemuda, di Ruko No. 38B Komplek PemuKrdi Ruko No. 38B Komplek Pemuda Citywalk Jalan Pemuda Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru.

Dari 59 orang yang ditemukan didalam ruko, 51 orani merupakan wanita dan diantaranya 8 orang laki-laki.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Teddy Ristiawan mengatakan, para pelaku ini dikendalikan Fr dengan modus menyewa ruko.

Kasus ini, kata Sunarto, terungkap diungkap pada Sabtu (16/10/2021) kemarin.

“Motifnya, FR yang berdomisili di Jakarta, meminta HN, membuka Judi Online bersama-sama dengan SF yang bertanggung jawab mengurus CS, dan MR bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan telemarketing,” jelas Sunarto.

Untuk menjaring kustomer, FR setiap hari memberikan sebanyak 5.000 daftar nomor handphone. Setelah itulah, oleh pengawas di Pekanbaru, nomor itu dibagikan ke 49 orang telemarketing. 

“Jadi setiap hari ke 49 orang ini menghubungi kustomer melalui Wa, Telegram, SMS, telepon dan live chat,” jelas Kabid Humas.

Melalui beberapa aplikasi itu, ke 49 orang telemarketing ini menghubungi dan menawarkan situs AFK77 dan JAYA89.

“Motifnya 49 orang ini mengajak untuk bergabung memasang taruhan secara online dengan menawarkan hadiah uang yang dapat di withdraw (ditarik),” ungkap Narto.

Setelah ada orang yang tertarik, para Telemarketing langsung membuat id costumer diawali deposit antara Rp30 ribu sampai dengan Rp1 juta. 

Setelah terdaftar, costumer dapat bermain dengan cara memilih permainan dalam situs. Kemudian, admin mengarahkan memasang taruhan minimal Rp200 ribu sampai tak terhingga dan menunggu putaran dilakukan otomatis oleh mesin. 

“Judi yang digagas FR ini memperkerjakan 49 orang telemarketing, 6 orang costumer service, 1 orang admin, 1 orang satpam dan 2 orang OB,” terang Narto.

Hasil penggeledahan, di lantai 2 digunakan mengoperasikan websiteAFK77. Disini ditemukan 28 orang telemarketing, 2 orang CS.

“Dilantai ini para telemarketing diawasi 3 pelaksana yakni MR, SF dan, HN,” jelas Narto.

Kemudian, dilantai 3, tempat beroperasi website JAYA89, yang dikelola 21 orang telemarketing, yang diawasi 3 orang CS.

“Yang bertindak sebagai telemarketing 49 orang wanita,” jelas Narto.

Sedangkan, untuk barang bukti yang berhasil diamankan 51 unit laptop, 56 Hp milik marketing. Kemudian hp Vs 7 unit, komputer cs 16 unit, 2 printer dan 1 hp admin.

Dilanjutkan, barang bukti lainnya 50 Simcard 50, berikut beberapa buku tabungan.

“Untuk menampung setoran kustomer ada buku tabungan sengaja dibeli seharga Rp2 juta dan ada juga tabungan para kustomer yang juga digunakan,” lanjut Narto.

Terungkapnya praktek judi online yang dilakukan para pelaku ini, pada Ahad (10/10/2021) lalu. Dimana, diketahui mulai berpraktek pada Ahad (10/10/2021) lalu.

“Pengelolanya mengaku omsetnya yang didapat perhari Rp20 juta,” jelas Narto.***