Simbol Kekecewaan Penegakan Hukum di Riau

Disebut kebal hukum, Foto Wako Pekanbaru & Anak Buahnya dipajang di Bundaran HI

Penulis : admin | Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:09 WIB

Foto Walikota Pekanbaru dan Sejumlah Pejabat Pemko Pekanbaru Dipajang di Bundaran HI, Jakarta | Istimewa

Beritariau.com, Jakarta - Mengaku kecewa dengan penegakan hukum di Kota Pekanbaru, sejumlah mahasiswa yang menamai dirinya Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) menggelar aksi di bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Rabu (05/08/2020).

Spanduk bertuliskan "Benarkah Mereka Kebal Hukum" dibentang dalam aksi tersebut. Di dalam spanduk itu juga memuat nama-nama pejabat Pemko Pekanbaru diantaranya, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Kadishub Pekanbaru Yuliarso, Mantan Kadis LHK Zulfikri, Kepala Dinas PUPR Indra Pomi serta Sekda Kota Pekanbaru M Jamil. Koordinator Lapangan FKMN, Riswan Siahaan, mengatakan, aksi dilakukan butut kekecewaan terhadap lemahnya penegakan hukum yang menyeret nama Walikota Pekanbaru Firdaus MT dan anak buahnya atas dugaan korupsi proyek multiyears pembangunan perkantoran Pemko di Tenayan yang menelan anggaran sekitar Rp1,6 Triliun.

"Banyak kejanggalan. Mulai dari perencanaan, pembebasan lahan yang diduga negara membeli tanah negara serta pembangunan gedung di tenayan," kata Riswan.

Selain itu, dia juga menyebutkan kerjasama Pemko Pekanbaru dengan asing dan swasta dalam MoU proyek Kawasan Industri Tenayan (KIT) menuai masalah ditengah konflik lahan masyarakat dan kelompok tani yang belum dibebaskan.

"Bahkan DPRD Pekanbaru telah menolak pengesahan Ranperda RPJMD yang diduga cacat hukum dan meminta lahan KIT distatus quo kan," ungkapnya.

Beberapa kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat pemko Pekanbaru yang telah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Pekanbaru dan Kejati Riau, proses hukumnya hingga saat ini tidak jelas.

"Kami ingin membuka mata para penegak hukum di Republik Indonesia ini, khususnya Kejagung dan KPK dan bapak Presiden Jokowi agar memberikan perhatian serius kasus-kasus korupsi walikota Pekanbaru beserta kroninya," cetusnya dalam aksi itu.

Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, sempat menjadi perhatian bagi pengendara yang melintasi bundaran HI. Massa aksi melanjutkan perjalanan demo nya di KPK dan Kejaksaan Agung RI. (red)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :